“Suaminya keenakan, setiap tidak ada uang, tawarkan istri pada tetangga,” kata Hijrah.
Peristiwa ini sudah diketahui warga sekitar, hingga diputuskan untuk mengundang keduanya di rumah wali jorong (dusun) setempat pada awal Juli 2020.
“Mereka mengakui kalau ini sudah berulang kali dilakukan,” terang Hijrah.
Namun selepas pertemuan itu, HS justru menghilang bersamaan dengan korban. Ia membawa pergi sang istri dan pihak keluarga tak mengetahui keberadaannya sampai saat ini.
“Ayah korban sedih. Dia tak tahu anaknya dibawa kemana,” lanjut Hijrah.
Kasus ini pun sudah dilaporkan oleh ayah korban ke polisi, namun mirisnya, dia malah diminta polisi untuk menyelesaikan persoalan ini secara adat saja. Sehingga kasus ini masih belum menemukan titik ujungnya.
Halaman : 1 2

















