Tersangka Korupsi Anggaran Belanja Unsur Pimpinan DPRD Batam, Resmi Menuju Rutan Tanjungpinang

- Publisher

Kamis, 6 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Dengan menggunakan rompi berwarna orange, bertuliskan tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Sekretaris DPRD Kota Batam, Asril resmi dibawa menuju Rumah Tahanan Negara Tanjungpinang, Kamis (6/8) sore dengan menggunakan mobil tahanan Kejaksaan.

Kepala Kejari Batam, Dedie Tri Hariyadi menuturkan bahwa saat ini yang bersangkutan sudah ditetapkan menjadi tersangka dugaan korupsi belanja unsur pimpinan DPRD Batam, yang telah diselewengkan dari tahun anggaran 2017 – 2019.

BACA JUGA:  Pelaku Usaha Optimis Batam Jadi Pusat Niaga Lagi

“Saat ini yang bersangkutan resmi kita tahan, dan saat ini akan menuju Tanjungpinang guna menunggu proses persidangan, yang akan berlangsung di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang,” jelasnya di Gedung Kejari Batam.

Dedie juga menuturkan, sesuai prosedur yang berlaku maka tersangka akan berada di Rutan Tanjungpinang selama 20 hari, sembari menunggu proses pelimpahan berkas perkara ke Pengadilan Tipikor Tanjungpinang.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim penyidik, Dedie menuturkan adanya penyelewengan dana yang menyebabkan kerugian negara hingga mencapai Rp 2 Miliar 160 Juta ini, dilakukan berbagai cara.

BACA JUGA:  Keunggulan Kota Batam, Salah Satunya Punya Biaya Hidup yang Murah!

Beberapa diantaranya adalah orderan kegiatan fiktif, bahkan beberapa kegiatan diantaranya menyebutkan mengundang beberapa awak media, untuk kegiatan seperti coffe morning.

“Dan ini telah dikonfirmasi kepada rekanan yang dimaksudkan dalam laporan yang bersangkutan, sejak tahun 2017 lalu,” paparnya.

https://www.instagram.com/p/CDixx5wlhzi/?igshid=1zni2q0p2jw8

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim penyidik Kejari Batam, yang bekerjasama pihak BPKP Perwakilan Kepri, didapati dua alat bukti yang memperkuat dugaan Asril sebagai tersangka korupsi di tubuh Setwan DPRD Kota Batam.

BACA JUGA:  Rabu Mulai Ditegakkan, Langgar Protokol Kesehatan Begini Sanksinya!

Dalam hal ini, Dedie menuturkan bahwa pertama adalah keterangan dari para saksi dan rekanan, bahkan beberapa mengaku dipaksa oleh yang bersangkutan.

Kemudian bukti kedua adalah keterangan saksi ahli, yang mempertegas kerugian negara mencapai Rp 2 Miliar.

Berita Terkait

Perbaikan Jalan Depan Hotel Vista Dilakukan Menyeluruh, BP Batam Imbau Pengendara Berhati-Hati
BP Batam Dorong Sinergi Lintas Paguyuban untuk Dukung Pembangunan Batam
Kapal Buku Doulos Hope Singgah di Batam, Buka Jendela Pengetahuan bagi Wisatawan
Rute Baru Batam–Penang Buka Peluang Ekonomi Lintas Negara
Prakiraan Cuaca Batam Selasa, 20 Oktober 2026: 9 Kecamatan Berpotensi Hujan Petir
MaxOne Batam Hadirkan Promo Free Flow Beer Sepanjang Oktober, Nikmati Prost dan Singaraja Selama Dua Jam
Diduga Ancam Pengusaha dengan Pemberitaan Negatif, Yusril Koto Diamankan Polisi
PLN Batam Ungkap Kronologi Blackout Batam-Bintan, Ini Empat Temuan Evaluasi
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Perbaikan Jalan Depan Hotel Vista Dilakukan Menyeluruh, BP Batam Imbau Pengendara Berhati-Hati

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:39 WIB

BP Batam Dorong Sinergi Lintas Paguyuban untuk Dukung Pembangunan Batam

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:26 WIB

Kapal Buku Doulos Hope Singgah di Batam, Buka Jendela Pengetahuan bagi Wisatawan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Rute Baru Batam–Penang Buka Peluang Ekonomi Lintas Negara

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:16 WIB

MaxOne Batam Hadirkan Promo Free Flow Beer Sepanjang Oktober, Nikmati Prost dan Singaraja Selama Dua Jam

Berita Terbaru