Persatuan Mahasiswa Tanjungpinang Se-Indonesia Menolak TKA Asal China

- Publisher

Senin, 10 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjungpinang, inikepri.com – Sekretaris Persatuan Mahasiswa Tanjungpinang Se-Indonesia, Addytia Saputra kecewa terhadap Gubernur Kepulauan Riau Isdianto yang memberikan akses masuk Tenaga Kerja Asing masuk ke Kepri, Senin (10/10).

Ia menyatakan kekecewaannya terhadap Gubernur Kepri yag tidak tegas dan membiarkan TKA Cina masuk ke kepri.

Lebih lanjut, Addytia menjelaskan bahwa dari informasi yang beredar ada 325 tenaga kerja asing dari China yang didatangkan ke Kepri untuk dipekerjakan disalah satu perusahaan di Bintan.

BACA JUGA:  Dua Tahun Kepemimpinan Ansar - Marlin

Baca Juga : TKA China Masuk Bintan, Melayu Raya Keras Menolak!

Kedatangan 325 TKA Cina tersebut menuai berbagai macam kritikan, baik dari lingkup akademisi, mahasiswa maupun masyarakat.

“Pasalnya, situasi masih dalam kondisi Covid-19 yang akan berdampak pada perekonomian penduduk pribumi dan akan menambah pengangguran terkhusus di daerah Tanjungpinang, Bintan, Provinsi Kepri” ucapnya.

BACA JUGA:  Kepri Harus Jadi Contoh Pilkada Tanpa Covid

Tak hanya itu, mahasiswa yang sedang menyelesaikan pendidikannya di Kota Pekanbaru ini sangat kecewa dengan pemerintah Provinsi Kepri.

“Karena pemerintah tidak memprioritaskan pemuda daerah yang secara kompetensinya diatas rata-rata. Banyak pemuda-pemuda daerah banyak yang lulus dikampus-kampus ternama dan mempunyai skill diberbagai bidang,” lanjutnya.

Sembari diwawancarai dan meneteskan air matanya, dia menyampaikan saya rela tidak pergi ke Pekanbaru untuk mempercepat kelulusan pendidikan strata 1 di salah satu Universitas di Pekanbaru hanya untuk menunjukan bahwa kita benar-benar serius untuk memutus penyebaran Covid-19 di daerahnya.

BACA JUGA:  Pasar Kota Lama Akan Segera Dipercantik

Baca Juga : Lewat Facebook, Mega Tak Sendiri Mencari #KeadilanUntukHendri

“Untuk itu sebagai pemuda asli Kepri yang berdomisili di Tanjungpinang dengan tegas menolak TKA Cina menginjakkan kaki di Kota Gurindam ini,” tutupnya

Berita Terkait

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP
Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia
Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru
Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik
Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat
Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah
Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:42 WIB

Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:59 WIB

Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:24 WIB

Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:19 WIB

Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik

Berita Terbaru