Viral! Awan Mirip Gelombang Tsunami di Aceh, Langit Pagi Hari Gelap

- Publisher

Selasa, 11 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh, inikepri.com – Jagat maya viral dengan rekaman video langit Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh diselimuti awan berbentuk gelombang tsunami, Senin (10/8) pagi.

Gumpalan awan ini muncul tiba-tiba dan sempat menggelapkan Meulaboh di pagi hari hingga membuat warga panik.

Pantauan iNews, awal yang mirip tsunami ini bergerak perlahan dari atas lautan ke perkotaan. Rekaman video amatirnya menyebar luar hingga ada warga mengira awan tersebut gelombang tsunami.

BACA JUGA:  Viral! Pesan Kocak Polisi untuk Pesepeda, Katanya: Kamu Sehat Kita Jantungan

Dampak dari fenomena alam langka ini, Kota Meulaboh yang sebelumnya cerah berubah menjadi gelap disertai hujan lebat dan angin kencang.

Petugas BMKG Meulaboh Nagan Raya Rezky Prestiatiwi mengatakan, fenomena tersebut dinamakan awan arcus. Awan ini tergolong kecil sehingga tak berdampak besar. Namun warga diminta waspada jika ada awan arcus susulan. Dampaknya menyebabkan angin kencang, hujan lebat dan petir.

BACA JUGA:  PT NTP Melakukan Benchmarking ke PLTG MPP Air Anyir: Wujud Kontribusi PLN Batam dalam Kemajuan Teknologi

Baca Juga : Begini Kabar Gubenur Kepri Saat ini

“Awan arcus ini awan rendah dan memanjang. Yang terjadi di Meulaboh pagi tadi bentuknya bergelombang seperti gelombang laut. Saya minta warga jangan termakan isu hoaks. Awan ini tidak ada hubungannya dengan kejadian yang akan datang,” ujar Rezky, Senin (10/8).

BACA JUGA:  UAS Hadiahkan Pesantren Untuk Istrinya

Menurutnya, awan ini baru pertama kali terjadi di Aceh, namun tidak berdampak besar. Hanya menimbulkan cuaca hujan dan angin dan angin kencang.

“Awan arcus ini sulit diprediksi dan tak terdeteksi satelit. Di layar tampak cerah, namun kejadian di lapangan berbeda. Awannya gelap dan terjadi hujan,” katanya. (RBP)

Berita Terkait

Kabut Asap Belum Mereda, Pemkab Natuna Perpanjang Belajar dari Rumah hingga 23 September
PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT melalui BAZNAS
Sidak Malam-Malam, Ombudsman Soroti Dugaan Pungli dan 321 WBP di Lapas Perempuan Batam
Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Agustus 2026: Arus Logistik Menguat, General Cargo Batu Ampar Tembus Target 102%
BP Batam dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Layanan Energi Penerbangan Bandara Internasional Hang Nadim
Bupati Cen Sui Lan Salurkan Bansos Rp1,2 Juta, Lansia Natuna Diingatkan Bijak Menggunakan Uang
Bupati Natuna Berharap Kebijakan Menkeu Baru Lebih Berpihak kepada Daerah
Unik! Dua Pasang Pengantin Akad Nikah di Atas Perahu LANTERA di Lingga
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:14 WIB

Kabut Asap Belum Mereda, Pemkab Natuna Perpanjang Belajar dari Rumah hingga 23 September

Sabtu, 19 September 2026 - 11:21 WIB

PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT melalui BAZNAS

Sabtu, 19 September 2026 - 10:33 WIB

Sidak Malam-Malam, Ombudsman Soroti Dugaan Pungli dan 321 WBP di Lapas Perempuan Batam

Sabtu, 19 September 2026 - 09:43 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Agustus 2026: Arus Logistik Menguat, General Cargo Batu Ampar Tembus Target 102%

Jumat, 18 September 2026 - 12:17 WIB

Bupati Cen Sui Lan Salurkan Bansos Rp1,2 Juta, Lansia Natuna Diingatkan Bijak Menggunakan Uang

Berita Terbaru