Buka MTQ XXX, Walikota Batam : Patuhi Protokol Kesehatan

- Admin

Selasa, 25 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Wali Kota Batam Muhammad Rudi membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXX tingkat Kota Batam, Senin (24/8) malam. Digelar hingga Sabtu (29/8) mendatang, MTQ kali ini diikuti 428 peserta dari 12 kecamatan se-Kota Batam.

Muhammad Rudi menyampaikan, seyogyanya MTQ XXX direncanakan Mei lalu karena suasana Covid-19 dan baru dilaksanakan sekarang, setelah pemerintah menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal.

“Saya sampaikan terima kasih, malam ini telah memenuhi protokol kesehatan,” kita dia.

Pada kesempatan tersebut, Rudi meminta agar dalam kesehariannya masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan. Menurutnya, mengurai persoalan ini tidak cukup dilakukan oleh pemerintah. Terlebih penyebaran Covid-19 di Batam sudah transmisi lokal.

“Maka dari itu, penting ada kesadaran dalam diri kita masing-masing. Covid-19 ini akan benar-benar selesai jika ada vaksin, vaksin sekarang belum ada, sebelum vaksin ditemukan, penerapan protokol kesehatan memiliki peran yang penting,” papar dia.

Baca Juga :  Wow! Pusat Judi Online Disinyalir Kembali Buka di Kota Batam

Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwako) menindaklanjuti instruksi presiden terkait penegakan aturan bagi pelanggar protokol kesehatan penanganan Covid-19.

“Dalam waktu dekat akan kami terbitkan. Selepas dari itu, saya berharap Desember sudah ada vaksin untuk kita, dengan demikian Januari ekonomi Batam akan kembali bangkit lagi,” ujarnya.

Terkait MTQ, ia berharap dewan hakim dapat menjalankan fungsi penilaian dengan sebaik mungkin sehingga terpilih juara yang laik dan selanjutnya akan mengikuti MTQ di tingkat Provinsi Kepri bahkan nasional.

“Selamat berkegiatan, buktikan MTQ Batam dapat berjalan dengan baik,” harap dia.

Sementara itu dalam laporannya, Ketua Panitia MTQ XXX Kota Batam Jefridin penyelenggaraan MTQ kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pelaksanaan MTQ mengedepankan protokol kesehatan penanganan Covid-19.

“Peserta dan dewan hakim wajib menunjukkan hasil rapid. Masyarakat yang hadir juga menerapkan protokol kesehatan, jaga jarak, pakai masker dan diperiksa suhu tubuhnya. Kami siapkan streaming juga, agar masyarakat dapat menyaksikan dari rumah,” kata dia.

Baca Juga :  Amsakar Kukuhkan Paskibraka Batam 2025: Tugas Mulia untuk Merah Putih

Adapun maksud MTQ XXX yakni, wahana silaturahmi yang efektif dalam mempererat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah. Salah satu upaya membangkitkan kecintaan umat Islam terhadap Al-Qur’an.

Sedangkan tujuannya meningkatkan kemampuan membaca, menulis, menerjemahkan, menghafal, menafsirkan memahami dan mengamalkan isi kandungan Alquran dan hadist di kalangan umat Islam. Serta terbinanya masyarakat qurani dan berakhlak mulia dalam pembangunan keagamaan di Kota Batam yang lebih baik.

Untuk cabang yang dilombakan, tahun ini, ada 10 cabang.

Yang pertama, Cabang Seni Al-Qur’an dengan lima kategori; golongan tartil putra dan putri, golongan tilawah anak-anak putra dan putri, golongan remaja putra dan putri, golongan tilawah cacat netra putra dan putri, dan golongan tilawah dewasa putra dan putri. Qira’at Al-Qur’an hanya untuk golongan mujawwad dewasa putra dan putri.

Cabang lainnya, lanjut Jefridin, Cabang Hafalan Al-Quran. Untuk cabang ini, ada lima kategori; golongan 1 juz tilawah putra dan putri, golongan 5 juz tilawah putra dan putri, golongan 10 juz tilawah putra dan putri, golongan 20 juz putra dan putri, serta golongan 30 juz putra dan putri.

Baca Juga :  Jangan Kaget, Kampung Tua Tanjung Riau Akan 'Disulap' Begini

Kemudian cabang Tafsir Al-Quran terdiri dari tiga kategori; golongan bahasa arab putra putri, golongan bahasa indonesia putra dan putri, golongan bahasa inggris putra dan putri.

“Untuk cabang lain yakni Syarh Al-Qur’an, cabang Fahm Al-Qur’an putra dan putri,” katanya.

Cabang yang diperlombakan lainnya; Seni Kaligrafi Al-Qur’an dengan empat kategori. Pertama, golongan naskah putra dan putri, golongan hiasan mushaf putra dan putri, golongan dekorasi putra dan putri, golongan kontemporer putra dan putri.

“Tiga cabang lainnya yang diperlombakan, MTQ putra dan putri, lomba stan bazar, dan lomba qasidah rebana,” imbuhnya.

Usai acara, Wali Kota Batam Muhammad Rudi bersama FKPD menyempatkan diri untuk menyambangi bazar maupun stand di arena MTQ. (RBP)

Berita Terkait

Ranperda Lembaga Adat Melayu Dibahas di DPRD, Pemko Batam Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya
Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:50 WIB

Ranperda Lembaga Adat Melayu Dibahas di DPRD, Pemko Batam Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Berita Terbaru