Benarkah Termometer Inframerah Bisa Merusak Otak Manusia?

- Admin

Rabu, 26 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Salah satu berita yang cukup populer saat pandemi Covid-19 ialah bahaya penggunaan termometer inframerah. Membidik bagian tengah dahi Anda, alat ini digunakan untuk mengukur suhu tubuh guna mencegah persebaran Covid-19.

Tidak sedikit yang percaya bahwa alat itu dapat memancarkan sinar radiasi yang merusak jaringan otak, khususnya kelenjar pineal.

Kabar perihal bahaya penggunaan termometer inframerah tidak hanya menghebohkan media sosial Indonesia, namun juga internasional. Kabar ini di antaranya tersebar di Facebook dan Twitter. Bahkan unggahan terbaru tersebar pada 16 Agustus lalu – dari pengguna yang tidak dapat disebutkan – menyatakan bahwa perawat di Australia telah mengklaim bahaya tersebut.

Baca Juga :  Vaksin COVID-19 AstraZeneca sudah tidak Beredar di Indonesia

Sebagaimana berita ini meresahkan, pihak Australian Associated Press (AAP) telah melakukan pengecekan fakta mengenai hal ini. Melansir AAP, dua orang ahli dari Universitas Johns Hopkins di AS telah menyatakan bahwa “termometer inframerah tidak memancarkan sinar inframerah ke arah kelenjar pineal, melainkan mendeteksi radiasi yang dipancarkan.”

Termometer inframerah pada dasarnya tidak lebih berbahaya dibandingkan dengan benda lain di sekitar manusia. Sebagaimana disampaikan Peter Saunders – ilmuwan termometri radiasi di Laboratorium Standar Pengukuran Selandia Baru – kepada AAP ia menyatakan bahwa termometer inframerah hanya menangkap radiasi inframerah alami yang dipancarkan objek.

Jika bingung untuk membayangkannya, pada dasarnya sistem kerja ini serupa dengan cara kerja kamera saat memotret objek. Dalam memotret, kamera akan “mengumpulkan dan memfokuskan energi inframerah yang dipancarkan oleh target ke detektor di dalam perangkat.” Hal itulah yang serupa dengan termometer inframerah, ia hanya menangkap sinar radiasi alami dan tidak memancarkan sinar serupa.

Baca Juga :  Hati-hati, Ini 7 Buah dengan Kandungan Gula Tinggi

Adapun terkait wilayah yang dituju, dahi memang dianggap sebagai wilayah yang tepat untuk melakukan pengecekan suhu. Adapun kelenjar pineal tidak akan terpengaruh sekalipun hal ini dilakukan. Kelenjar itu berada di bagian tengah tengkorak, tepat di antara dua belahan otak dan terlalu dalam untuk dapat terpapar sinar dari luar tubuh.

“Cahaya memiliki kapasitas yang sangat rendah untuk menembus penghalang yang dibentuk oleh tengkorak, bahkan jika panjang gelombang inframerah lebih mudah menembus,” ucap Gabrielle Girardeau, peneliti ilmu saraf di Institut Nasional Penelitian Kesehatan dan Medis, dikutip World Today News.

Baca Juga :  Tubuh Terasa Lelah Terus-Menerus? Kenali Tanda Bahayanya!

Dengan ini, maka sudah jelas bahwa berita termometer inframerah merusak jaringan otak maupun kelenjar pineal adalah hoaks belaka. Adapun alasan termometer jenis ini digunakan karena ia bersifat non-kontak.

Sebagaimana disampaikan Administrasi Makanan dan Obat Amerika Serikat (FDA), pengukuran suhu dapat dilakukan dengan cara demikian menggunakan termometer inframerah. Selain itu, alat ini menampilkan pembacaan yang cepat meski tidak menyentuh dan dapat digunakan serta dibersihkan dengan mudah.

Sumber : www okezone.com

Berita Terkait

Ingin Bakar Lemak? Jalan Kaki Ternyata Bisa Lebih Unggul dari Lari
Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua
Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya
Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online
Rahasia Superfood Buah Kiwi, Sahabat Sehat dan Cantik untuk Wanita
Suka Makan Durian? Ini Alasan Kolesterol Bisa Ikut Naik
Tak Takut Maag, Ini Makanan Penambah Darah yang Ramah Lambung
Manfaat Mandi Subuh, Dari Daya Tahan Tubuh hingga Kesehatan Mental

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:47 WIB

Ingin Bakar Lemak? Jalan Kaki Ternyata Bisa Lebih Unggul dari Lari

Senin, 12 Januari 2026 - 08:03 WIB

Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:29 WIB

Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:56 WIB

Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:06 WIB

Rahasia Superfood Buah Kiwi, Sahabat Sehat dan Cantik untuk Wanita

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB