Batam, inikepri.com – Pandemi Covid-19 hingga saat ini masih berlangsung. Orang harus terus melaksanakan protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak, dan lainnya agar tak terkena Covid-19.
Penelitian telah menunjukkan bahwa sebanyak 80% orang yang terinfeksi adalah silent carrier alias orang tanpa gejala atau hanya memiliki gejala ringan.
Seperti dilansir dari Sindonews, penelitian juga menemukan bahwa Covid-19 dapat menyerang pria lebih parah daripada wanita. Telah diamati bahwa pria cenderung lebih rentan terhadap infeksi, dan tingkat keparahan penyakitnya jauh lebih parah.
Data menunjukkan bahwa di seluruh dunia, lebih banyak pria meninggal akibat Covid-19 daripada wanita, dan penyebab potensial dapat berkisar dari biologi hingga kebiasaan buruk.
Sementara, banyak penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa wanita dan pria sama-sama cenderung tertular infeksi virus corona, tingkat keparahan penyakit pada pria yang membuat para ahli bingung.
Secara umum diketahui bahwa pria memiliki insiden penyakit penyerta yang lebih tinggi seperti penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes. Fakta bahwa pria lebih mungkin merokok daripada wanita dapat meningkatkan risiko penyakit parah akibat Covid-19.
Seperti dilansir Times Now News, pria juga cenderung terlibat dalam perilaku berisiko seperti mengabaikan pedoman, tidak menanggapi gejala mereka dengan serius dan lainnya.
Para ahli percaya bahwa alasan lain mungkin disebabkan oleh fakta bahwa wanita cenderung memiliki sistem kekebalan yang lebih kuat daripada pria. Pengamatan umum ini memang membantu dalam memahami kejadian infeksi, namun tidak menjelaskan tingkat keparahannya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















