Ekonomi Berdenyut, Jumlah Penumpang Pesawat Meningkat Signifikan

- Publisher

Selasa, 1 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inikepri.com – Presiden Direktur Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengklaim, minat masyarakat untuk berpergian dengan menggunakan pesawat meningkat. Buktinya jumlah penumpang dan pergerakan pesawat naik secara signifikan di 19 bandara yang dikelola AP II.

Berdasarkan data yang disampaikan AP II, jumlah pergerakan pesawat pada periode 1 – 6 Agustus 2020 meningkat 41 persen dibandingkan periode 1 – 6 Juli 2020. “Ke-19 bandara Angkasa Pura II dalam 6 hari itu melayani 4.500 traffic pesawat yang mengangkut sekitar 400.000-an penumpang,” kata Awal, dalam keterangan tertulis di Jakarta, 17 Agustus 2020.

Lebih lanjut, Awal menegaskan, sejak terjadinya pandemi Covid-19, AP II selalu mengikuti standard operating procedure (SOP) pengelolaan bandara yang diterapkan Pemerintah.

Health screening dan semua penambahan SOP kesehatan harus dimaklumi oleh para pengguna jasa bandara, baik itu penumpang maupun operator maskapai. Semua SOP itu dijamin regulasi, sehingga harus melakukannya dengan konsisten.

Sementara itu, Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (INACA), Denon Prawiraatmadja, berharap, melalui Safe Travel Campaign, kepercayaan masyarakat terhadap transportasi udara dapat cepat kembali pulih. Ia mendorong seluruh Pemerintah Daerah mau mendukung Safe Travel Campaign yang diinisiasi INACA dengan restu dari Kementerian Perhubungan.

BACA JUGA:  Akurasi Data Migrasi Jadi Tantangan Kasus TPPO

Ia mengatakan bahwa jangan sampai upaya kami menaikkan jumlah penumpang, lantas pihak airlinesnya disorot oleh Pemda. Sudah jelas kami telah menjalankan protokol kesehatan yang baik dari sisi bandara, maskapai, sampai ke hotel demi bisa meningkatkan lagi perekonomian.

Selanjutnya, PT Angkasa Pura II (Persero) memproyeksikan jumlah penumpang pesawat mencapai 4,698 juta orang secara bulanan pada akhir tahun nanti. Jumlah itu sekitar 50 persen dibanding jumlah normal sebelum pandemi virus corona (covid-19).

Direktur Utama AP II Awaluddin menyebut prediksi dibuat berdasarkan uji stres (stress test) yang dilakukan oleh operator bandara. Ia optimistis pada Desember 2020, AP II akan mencatatkan jumlah penumpang bulanan sebanyak 4,68 juta orang.

Sementara, penumpang normal sebelum covid-19 pada Januari 2020 berada di kisaran 8,03 juta orang dan Februari sebesar 7,02 juta orang.

AP II menyiapkan tiga skenario, yaitu baik, sedang, dan buruk. Untuk skenario baik dengan capaian penumpang akhir tahun sebesar 4,68 juta orang. Diperkirakan lalu lintas pesawat dapat mencapai 50,76 ribu pesawat. Secara total, sepanjang tahun diprediksi sebanyak 39 juta orang akan melakukan perjalanan dengan total penerbangan sebanyak 448 ribu.

BACA JUGA:  Ternyata Perwira Polisi Penembak Laskar FPI Telah Meninggal, Ini Kronologinya

Sementara, untuk skenario sedang, diperkirakan pada Desember 2020, AP II dapat melayani 3,78 juta penumpang dengan lalu lintas sepadat 45,15 ribu penerbangan. Secara total tahunan, akan ada 34,61 juta orang yang bepergian dan 405 ribu pesawat yang diterbangkan.

Terakhir, pada skenario buruk diproyeksikan hanya akan ada 2,24 juta penumpang yang memutuskan terbang dengan total penerbangan sebesar 28,79 ribu. Totalnya, 29,36 juta orang bepergian menggunakan 351 ribu pesawat pada 2020.

Skenario terbaik dipilih Awaluddin karena bercermin dari catatan pertumbuhan penerbangan pada Juli lalu yang cukup baik. Sebanyak 19 bandara AP II mencatatkan 1,5 juta orang melakukan perjalanan sepanjang bulan.

Dari angka tersebut, ia mengestimasikan terjadi perputaran uang di industri penerbangan sebesar Rp1,9 triliun. Ini meliputi penjualan tiket, penjualan ritel di bandara, dan ongkos transportasi darat menuju bandara.

BACA JUGA:  OJK Optimis ASEAN Jadi Episentrum Pertumbuhan Ekonomi

“Jadi saya rasa betul kalau di suatu daerah bandara, apalagi Soekarno-Hatta yang menjadi trigger (pemicu) perekonomian memang memberi dampak cukup signifikan,” ujarnya.

Sejumlah bandara di Indonesia mulai ramai dikunjungi penumpang. Salah satu tren peningkatan terjadi di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, setelah sebelumnya ikut sepi akibat terdampak pandemi Covid-19.

Lalu lintas penerbangan semakin bergeliat di bandara tersibuk di tanah air ini. Puncak kesibukan sejak masa pandemi Covid-19, terjadi pada Jumat, 14 Agustus 2020.

Pergerakan pesawat di hari tersebut mencapai 524 penerbangan atau 43,6% dari kapasitas yang ada yakni 1.200 penerbangan/hari. Tak hanya traffic terbang yang melonjak, jumlah penumpang juga mencapai titik puncak yaitu mencapai 45.745 penumpang dalam sehari.

Sebelumnya di tengah pandemi ini pergerakan pesawat pada April 2020 hanya sekitar 200 penerbangan/hari. Adapun pada Mei 2020 sekitar 100 penerbangan/hari dan pada Juli 2020 juga sekitar 300 penerbangan/hari.

Kenaikan signifikan

Berita Terkait

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri
KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah
Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam
Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026
Kepala BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Zat Narkotika Mengejutkan
LPDP Buka Beasiswa Akselerasi Magister 2026! Mahasiswa S1 Bisa Langsung ke S2, Ini Rincian Dana Lengkapnya
BRIN: Benda Terang di Langit Lampung dan Banten Sampah Antariksa

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 11:52 WIB

Serahkan KTP di Lobi Gedung? Pakar Sebut Berpotensi Langgar UU Data Pribadi

Jumat, 17 April 2026 - 06:59 WIB

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 5 Santri Laki-Laki, Ustaz SAM Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Senin, 13 April 2026 - 16:18 WIB

KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 08:00 WIB

Guntur Sahat Jadi Kakanwil Imigrasi Kepri, Wahyu Eka Putra Pimpin Imigrasi Batam

Jumat, 10 April 2026 - 06:21 WIB

Terpidana Kasus Quotex Doni Salmanan Resmi Bebas Bersyarat Sejak 6 April 2026

Berita Terbaru