Mencari Kepala Daerah Berintegritas

- Publisher

Senin, 26 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Indopolitika)

Ilustrasi (Indopolitika)

Terakhir, masih maraknya praktik politik uang dalam pelaksanaan pilkada, khususnya terkait pendanaan, yaitu sejak tahapan pencalonan/kampanye hingga menjabat kepala daerah yang melibatkan peserta, penyelenggara/pengawas, pemilih, partai politik, hingga pengusaha/penyandang dana.

Maka itu, sebagai upaya pencegahan korupsi sejak dini pada pilkada serentak 2020, pemerintah bersama KPK memberikan pembekalan berupa nilai-nilai integritas, potensi korupsi pada pilkada, mewujudkan good governance, dan membangun tata kelola pemerintah daerah yang bersih dan transparan bagi paslon dan penyelenggara pemilu.

BACA JUGA:  APBD Kepri 2025 Ditetapkan Sebesar Rp3,918 Triliun

Dalam kegiatan webinar bertajuk “Pembekalan Nasional bagi Calon Kepala Daerah dan Penyelenggara Pilkada” yang digelar secara daring di Jakarta, Selasa (20/10/2020), Ketua KPK Firli Bahuri mengungkapkan beberapa alasan orang melakukan korupsi, yakni karena serakah, kebutuhan, ancaman hukuman bahkan vonisnya rendah, dan lemah atau buruknya sistem.

BACA JUGA:  RAMAH dan AMAN Hadiri Puncak Lomba Mars Relawan

KPK mencatat banyak kasus tindak pidana korupsi terungkap pada saat tahun politik, yaitu pada pilkada serentak 2015, 2017, dan 2018 sebagaimana hasil Survei Benturan Kepentingan dalam Pendanaan Pilkada oleh Direktorat Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KPK. Bahkan, pada 2018 saja KPK telah menangkap 30 kepala daerah yang terjerat kasus korupsi.

BACA JUGA:  13 Sekolah Sudah Dibuka, Wali Kota Tanjungpinang Tinjau Uji Coba di SMPN 11

Donator Paslon

Berita Terkait

Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu
156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang
22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan
Kartu Bima Sakti Diluncurkan di HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungpinang Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran
Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026
Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:50 WIB

1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:44 WIB

156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:39 WIB

22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan

Berita Terbaru