Kinerja Bea Cukai Batam di Apresiasi DPRD Provinsi Kepulauan Riau

- Publisher

Rabu, 4 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

Batam, inikepri.com – DPRD Provinsi Kepulauan Riau berikan apresiasi terhadap kinerja Bea Cukai Batam dalam melakukan pelayanan dan pengawasan. Apresiasi tersebut disampaikan di Ruang Rapat Rempang saat Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau mengadakan kunjungan ke Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam (3/10).

Kunjungan yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Raden Hari Thahyono merupakan bentuk sinergi antara DPRD Provinsi Kepulauan Riau dengan Bea Cukai Batam. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, Susila Brata beserta jajaran pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.

Dalam kunjungan ini Susila Brata memaparkan capaian kinerja Bea Cukai Batam dari segi penerimaan, pengawasan serta perkembangan sistem Batam Logistics Ecosystem (BLE). Dari sisi penerimaan per 31 Oktober 2020, Bea Cukai Batam telah mencapai Rp. 244, 13 miliar atau sebesar 106,1% dari target penerimaan tahun 2020.

BACA JUGA:  Jelang Pilkada 2020, Ini Persiapan Brimob Polda Kepri

“Kami mengapresiasi kinerja Bea Cukai Batam terutama dari segi penerimaan dan pengawasan. Walau dalam kondisi pandemi Bea Cukai Batam tetap bisa memaksimalkan penerimaan bahkan mencapai 100% di bulan Oktober. Itu sangat luar biasa,” pungkas Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Asmin Patros.

Sampai dengan bulan Oktober 2020 Bea Cukai Batam telah berhasil melakukan penindakan terhadap peredaran barang ilegal di wilayah Batam, yaitu sebanyak 451 kali dengan penindakan tertinggi terhadap komoditas barang kena cukai ilegal.

Penindakan terbesar yang berhasil dilakukan yaitu terhadap penyelundupan rokok ilegal tanpa pita cukai sebanyak 50 juta batang dengan perkiraan jumlah kerugian yang dapat dialami negara mencapai sekitar Rp. 52 miliar. Penindakan tersebut menjadi penindakan terbesar terhadap rokok ilegal dalam skala nasional.

BACA JUGA:  Realisasi Investasi Tembus Rp69,3 Triliun, Batam Sabet Dua Penghargaan Nasional, Amsakar: Ini Buah Kepercayaan Investor

Susila Brata juga memaparkan strategi yang telah dijalankan oleh Bea Cukai Batam dalam mendukung program PEN salah satunya melalui sistem otomasi Batam Logistic Ecosystem (BLE). Kehadiran BLE akan sangat membantu para pelaku usaha khususnya di bidang logistik untuk mengurangi dampak COVID-19. BLE juga akan mampu membenahi industri logistik di Indonesia dan akan menjadi percontohan nasional.

“Kami juga merespon positif sistem BLE yang dikembangkan oleh Bea Cukai Batam, otomasi seperti ini yang sangat dibutuhkan oleh industri di Batam sehingga pelaku usaha bisa berkembang sesuai kemajuan teknologi seperti di luar negeri,” tambah Sekretaris DPRD Komisi II Provinsi Kepulauan Riau, Sahat Sianturi.

DPRD Provinsi Kepualau Riau juga memberikan masukan kepada Bea Cukai Batam agar dapat terus melakukan otomasi dalam melaksanakan pengawasan agar data-data yang dihasilkan bisa lebih transparan dan akurat. Selain itu, Bea Cukai Batam juga dianggap sebagai organisasi vertikal yang paling kooperatif dalam menjalankan kerja sama.

BACA JUGA:  Terang Menyapa Pulau Pemping, Ikhtiar 12 Tahun Pemerintah Kota Batam Kini Berbuah Hasil

“Kami senang anggota dewan memperhatikan dan mengerti tugas dan fungsi Bea Cukai Batam. Kami juga sangat berterima kasih atas semua masukan yang diberikan untuk meningkatkan kualitas kinerja kami,” ucap Susila Brata diakhir kunjungan ini.

Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau yang bergerak di bidang perekonomian dan keuangan merasa perlu bekerja sama dengan Bea Cukai Batam untuk menjawab keluhan-keluhan masyarakat yang muncul akibat dampak COVID-19 terutama pada sektor lalu lintas barang dan jasa. Bea Cukai Batam akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas kinerja dalam melayani dan mengawasi lalu lintas barang di Kawasan free trade zone dan mendukung penuh program pemerintah untuk membangkitkan perekonomian nasional. (RM)

Berita Terkait

Tegaskan Marwah Melayu! Panglima Sulung Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau: Jangan Pernah Hina Tokoh dan Adat Kami
BP Batam Kedepankan Pendekatan Komprehensif Selesaikan Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar
Ringankan Beban Warga, Pemko Batam Gratiskan PBB untuk Rumah Hingga Rp120 Juta
May Day Berbeda di Batam: Buruh Kompak Angkut Puluhan Ton Sampah
Keceriaan Amsakar-Li Claudia bersama Buruh Batam, MayDay Diisi Aksi Positif
Akhir Pekan Membludak, Belakang Padang Jadi Magnet Wisata Baru Warga Batam
Amsakar Kukuhkan Ketua dan Pengurus IWAKUSI Batam, Erlita Kembali Jadi Ketua
Amsakar-Li Claudia Perjuangkan Kampung Tua dalam Revisi RTRW Kepri 2026

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:36 WIB

Tegaskan Marwah Melayu! Panglima Sulung Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau: Jangan Pernah Hina Tokoh dan Adat Kami

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:35 WIB

BP Batam Kedepankan Pendekatan Komprehensif Selesaikan Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:32 WIB

May Day Berbeda di Batam: Buruh Kompak Angkut Puluhan Ton Sampah

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:59 WIB

Keceriaan Amsakar-Li Claudia bersama Buruh Batam, MayDay Diisi Aksi Positif

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:04 WIB

Akhir Pekan Membludak, Belakang Padang Jadi Magnet Wisata Baru Warga Batam

Berita Terbaru