Kota Saranjana Yang Modern nan Misterius, Begini Kisahnya

- Admin

Minggu, 22 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (ist)

Ilustrasi (ist)

Masyhur menyatakan sejumlah kemungkinan lokasi Saranjana, namun memang memerlukan penelitian lanjutan. 

Versi pertama, letak Saranjana berada di Kotabaru, Kalimantan Selatan, ini berdasarkan penelitiannya. 

Lantas versi kedua, Saranjana berada di Teluk Tamiang, Pulau Laut, masih ada versi ketiga yang lebih lengkap. 

Versi ketiga, Saranjana ada di sebuah bukit kecil yang berada di Desa Oka-Oka, Kecamatan Pulau Laut Kelautan, Kalimantan Selatan. 

Bukit yang berhadapan langsung dengan laut ini memiliki pemandangan indah dan bisa dijadikan destinasi wisata. 

Tetapi, Masyhur menyatakan kalau lokasi ini memang dianggap angker oleh masyarakat sekitarnya.

Baca Juga :  Kamu Wajib Tahu! Ini Lho Penyebab Overthinking

Melacak Saranjana Dari Sejarah Lisan 

Cara mencari tahu keberadaan Saranjana berdasarkan sumber lisan, biasanya masyarakat lokal di Indonesia punya tradisi lisan yang kuat. 

Salah satu hipotesa dari Masyhur adalah Saranjana merupakan wilayah kekuasaan dari Suku Dayak yang tinggal di Pulau Laut. 

Suku Dayak yang dimaksud adalah Dayak Samihim, sub-etnis yang tinggal di Kalimantan Selatan bagian timur laut. 

Berdasarkan penelitian antropolog Noerid Haloei Radam, Dayak Samihim diperkirakan masuk rumpun Maanyan. 

Dayak Samihim menyebar hingga ke Pulau Laut saat adanya pembentukan kerajaan Negara Dipa. 

Baca Juga :  Mau Subsidi Motor Listrik Rp7 Juta Gak? Simak Mekanismenya Nih

Hal ini bisa didapatkan dari sumber lisan lewat nyanyian Orang Maanyan bahwa kerajaan mereka yaitu Nan Sarunai dihancurkan pasukan dari Jawa, Majapahit. 

Orang Maanyan terusir dan mengungsi ke sejumlah tempat di Kalimantan, termasuk orang Dayak Samihim yang tinggal di beberapa tempat di antaranya Pulau Laut. 

Sumber lainnya dari buku Sejarah Kotabaru yang terbit pada 2008, pada masa sebelum masuknya agama Islam.

Suku Dayak yang mendiami Kotabaru masih menganut kepercayaan animisme, mereka hidup berkelompok. 

Baca Juga :  Pakai Aplikasi FaceApp, Pria ini Malah Ditawar. Saking Cantiknya!

Masyhur memperkirakan keberadaan Saranjana diperkirakan wilayah dari suku Dayak Samihim, sebelum 1660. 

Tahun 1660 ini diambil berdasarkan catatan sejarawan Goh Yoon Fong yang menyatakan Pulau Laut menjadi hadiah atau tanah apanage. 

Hadiah ini diberikan oleh Kesultanan Banjar kepada Pangeran Purabaya sebagai penghormatan dan imbalan perdamaian. 

Sebelumnya, bangsawan Banjar telah mengangkat Raden Bagus menjadi Sultan Banjar yang memerintah dari 1660 hingga 1663.

Masyhur menjelaskan lagi, secara terminologi, jika dibandingkan dengan kosa kata India yaitu saranjana berarti tanah yang diberikan. 

Kisah Mistis Saranjana

Berita Terkait

Ingin Bakar Lemak? Jalan Kaki Ternyata Bisa Lebih Unggul dari Lari
Viral di Media Sosial, Ini Filosofi di Balik Kutukan Platypus
Apple Siapkan Peningkatan Kamera dan Baterai untuk iPhone Air 2
Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua
Indonesia Negara Pertama di Dunia Blokir Grok demi Lindungi Perempuan dan Anak
Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya
WhatsApp Hadirkan Fitur Baru di Obrolan Grup, Dari Tag Anggota hingga Pengingat Acara
Merasa Kehilangan Semangat? Coba 7 Langkah Ini untuk Pulih

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:32 WIB

Viral di Media Sosial, Ini Filosofi di Balik Kutukan Platypus

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:26 WIB

Apple Siapkan Peningkatan Kamera dan Baterai untuk iPhone Air 2

Senin, 12 Januari 2026 - 08:03 WIB

Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua

Senin, 12 Januari 2026 - 07:53 WIB

Indonesia Negara Pertama di Dunia Blokir Grok demi Lindungi Perempuan dan Anak

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:29 WIB

Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya

Berita Terbaru