Sosok Praka Marten, Oknum TNI Yang Mutilasi Istri Sendiri

- Publisher

Selasa, 24 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

Satu jam kemudian, Winda mengendarai sepeda motor Honda Revo sedangkan Samaria mengendarai sepeda motor Honda Beat BB 5312 MT mendatangi rumah Antonius Zebua untuk mengambil besi ulir yang dititipkan Marten dan saat itu yang memberikan besi itu adalah istri Antonius Zebua, yaitu Eva Setiawati Gulo.

Selanjutnya, dari rumah Antonius, Winda dan Magdalena berboncengan dengan sepeda motor Winda menuju Jalan Terminal Baru Sipansihaporas. Sementara sepeda motor Samaria dititipkan di rumah Antonius.

BACA JUGA:  Rumah Dinas Dirampok, Wali Kota Blitar dan Istri Disekap!

Pada pukul 21.30 WIB, Marten mengajak Ayu untuk jalan-jalan selagi putri kandungnya tertidur dengan menaiki sepeda motor Honda Vario milik Marten menuju Jalan Terminal Baru. Sebelumnya, Marten sudah memberi arahan kepada Winda dan Samaria untuk segera menuju lokasi eksekusi.

Sebelum pergi jalan-jalan dengan Marten, Ayu sempat mengirim pesan WhatsApp kepada tetangganya yang bernama Methilda Lovely Saragih, dengan mengatakan “kakak aku berangkat sama Chandra (Marten), anak di rumah.”

BACA JUGA:  Menag Sebut Dakwah Tidak Cukup Modal Pintar Tapi Perlu Kearifan, Apa Bedanya?

Merasakan firasat buruk, Methilda memberitahukan pesan WhatsApp Ayu kepada Rosmina Harahap.

Setelah 10 menit menunggu, akhirnya Winda dan Samaria membuntuti Marten yang membonceng Ayu dari arah belakang.

Kemudian, Marten mengejar Winda dan Samaria dan menyalip sepeda motornya.

BACA JUGA:  Erni Aqilah Meninggal Dunia Setelah Sempat Di Evakuasi Ke RS Adam Malik

Ketika sudah bersebelahan, Samaria memukulkan besi ulir yang telah dipersiapkan ke arah kepala Ayu namun hanya mengenai bahu Ayu hingga menyebabkan motor yang dikemudikan Martenoleng hingga terjatuh.

Ayu sempat mengucap “Astagfirullah”. Ketika Ayu sudah jatuh di tanah, Marten pun melayangkan besi ulir itu ke kepala bagian belakang Ayu sebanyak dua kali hingga Ayu meninggal dunia seketika.

Berita Terkait

BP Batam Dukung Upaya Dewan Pers Wujudkan Tata Kelola Jurnalisme Profesional dan Patuh Terhadap Kode Etik Jurnalistik
Hari Santri Nasional 2026, Sekda Batam Dorong Santri Kuasai Teknologi
Prakiraan Cuaca Kamis 22 Oktober 2026: Kabut Asap Masih Selimuti Kepri, Natuna Berpotensi Dilanda Hujan Petir
DPRD Batam Setujui Ranperda Pengelolaan Sampah, Fokus pada Sistem Terpadu
BP Batam Perkuat Kompetensi Pegawai melalui Pelatihan dan Sertifikasi K3
Kritik Boleh, Provokasi Jangan: Pesan Iman Sutiawan di Tengah Polemik Blackout
BP Batam Gelar Coaching Clinic, Kawal Kelengkapan Perizinan OSS Pelaku Usaha
Cuaca Kepri Rabu 21 Oktober: Batam hingga Bintan Berkabut Asap, Warga Diminta Waspada

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:08 WIB

BP Batam Dukung Upaya Dewan Pers Wujudkan Tata Kelola Jurnalisme Profesional dan Patuh Terhadap Kode Etik Jurnalistik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Sekda Batam Dorong Santri Kuasai Teknologi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Prakiraan Cuaca Kamis 22 Oktober 2026: Kabut Asap Masih Selimuti Kepri, Natuna Berpotensi Dilanda Hujan Petir

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:41 WIB

BP Batam Perkuat Kompetensi Pegawai melalui Pelatihan dan Sertifikasi K3

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kritik Boleh, Provokasi Jangan: Pesan Iman Sutiawan di Tengah Polemik Blackout

Berita Terbaru