Cium Aroma Kopi, Cara Mudah Deteksi Covid-19

- Admin

Rabu, 16 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

Tidak seperti kehilangan kemampuan mencium bau yang disebabkan hidung tersumbat atau sinusitis, orang yang terkena Covid-19 tidak bisa membedakan bau sederhana. Beberapa pasien menyatakan kalau mereka sulit membedakan antara bau bensin dengan bumbu, susu dan bau yang berkaitan lainnya.

Kini, kenapa kopi menjadi alat tes penting dalam mengidentifikasi penularan Covid-19 adalah karena bau dan rasanya yang khas. Sejumlah peneliti telah menemukan bukti anekdot untuk menunjukkan bagaimana kopi, dengan aromanya yang kuat dan khas, bisa berperan sebagai indikator bau.

Baca Juga :  Pemerintah Upayakan Daya Beli Masyarakat Terjaga Saat Pandemi

Menurut para ahli, mengingat anosmia banyak muncul sebagai pada kasus Covid-19, ketersediaan kopi secara global membuatnya lebih mudah untuk diterapkan dalam tes.

Seorang Profesor di Tufts University, James Schwob, salah satu pemimpin penelitian dalam pembuatan tes kopi mengatakan bahwa tes ini juga bisa bertindak sebagai sinyal dini kapan harus menemui dokter.

“Salah satu yang bisa dilakukan cukup mudah, cukup objektif bagi seseorang untuk membuat kopi di rumah dan melihat seberapa lama Anda bisa menahan dan mencium aromanya,” ujar dia.

Baca Juga :  Kepri Nol Kasus Baru COVID-19 dalam Tiga Hari

Dia juga mengatakan bahwa hal yang bisa dilakukan dengan aroma seperti alkohol yang digosok, cokelat atau sampo.

Alasan lain kenapa tes mencium kopi bisa memberikan hasil yang akurat adalah karena kopi, sebagai bahan baku, tidak memiliki rasa nyata tapi hanya bau khas.

“Jika Anda merasa kopi tidak memiliki rasa atau cokelat tidak lagi ada rasa lain selain pahit dan manis, kemungkinan besar Anda mengalami kehilangan indra penciuman. Saat Anda mengunyah makanan, molekul naik ke pinggir lubang nasal untuk mencapai reseptor pencium di atas hidung. Karena alasan itu, makanan seperti kopi dan cokelat tidak memiliki rasa apapun, hanya bau,” kata Profesor Schwob menambahkan.

Baca Juga :  Kemenkes Akselerasi Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Di tingkat klinis, kopi juga digunakan sebagai mekanisme tes murah dan cepat dalam pemeriksaan penciuman tertentu. Bukti lain dari kopi sebagai alat pencegahan datang dari ahli saraf Brasil, Sofia Mermelstein, seorang suspect kasus Covid-19 yang tidak mengenali aroma biji kopi Brasilnya. (RW/Viva)

Berita Terkait

Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua
Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya
Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online
Rahasia Superfood Buah Kiwi, Sahabat Sehat dan Cantik untuk Wanita
Suka Makan Durian? Ini Alasan Kolesterol Bisa Ikut Naik
Tak Takut Maag, Ini Makanan Penambah Darah yang Ramah Lambung
Manfaat Mandi Subuh, Dari Daya Tahan Tubuh hingga Kesehatan Mental
Sehat Sampai Tua Dimulai dari Sekarang, Ini Kebiasaan Sederhana yang Perlu Dijaga

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 08:03 WIB

Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:29 WIB

Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:56 WIB

Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:06 WIB

Rahasia Superfood Buah Kiwi, Sahabat Sehat dan Cantik untuk Wanita

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:58 WIB

Suka Makan Durian? Ini Alasan Kolesterol Bisa Ikut Naik

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB