Minggu, 7 Maret 2021
log
16 Jan 2021
(ist)
(ist)

INIKEPRI.COM – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri bersama Bea Cukai Tembilahan, melakukan penegahan terhadap empat (4) kapal High Speed Craft (HSC), di Perairan Puluh Buluh, Provinsi Riau, Jum’at (15/1/2021) pagi.

Selain empat kapal cepat, petugas juga menegah 1 kapal tanpa nama bermuatan rokok ilegal.

Empat (4) HSC itu bermesin 6×250 PK dan satu buah kapal bermuatan rokok ilegal itu bertujuan ke Provinsi Riau dari Kota Batam.

High Speed Craft (HSC) yang digunakan (ist)

Dalam penegahan itu, Haji Permata meregang nyawa akibat tembakan dari petugas.

Dalam rilis dikirimkan Humas Kanwil DJBC Khusus Kepri, Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Syarif.

Baca Juga: Haji Permata Meninggal, Diduga Tewas Ditembak

Hidayat menjelaskan, penegahan terhadap kapal penyeludup rokok ilegal itu, bermula dari informasi intelijen terhadap adanya upaya penyeludupan rokok ilegal.

Dikutip dari laman keprisatu, kapal bermuatan rokok tersebut mulai diamati petugas Kanwil DJBC Khusus Kepri, sejak di Perairan Lingga, Kepulauan Riau. Namun karena para penyeludup menggunakan mesin dengan kapasitas tinggi, maka petugas tidak berhasil melakukan pengejaran.

“Sekitar pukul 09.30 WIB, kapal patroli Bea Cukai kembali mengidentifikasi keberadaan HSC yang membawa rokok ilegal di perairan Sungai Bela, Indragiri Hilir dari arah Kuala Lajau,” terangnya.

“Setelah meyakini, petugas memerintahkan HSC tersebut untuk berhenti namun tidak dipatuhi dan bahkan berusaha untuk menabrak kapal patroli petugas,” kata Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Syarif Hidayat dalam rilisnya, dikutip dari laman keprisatu.com, Sabtu (16/1/2021).

3.9 7 votes
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x