Wali Kota Tanjungpinang Divaksinasi Pertama 

- Publisher

Sabtu, 16 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, menerima suntikan dosis pertama vaksin Sinovac. Penyuntikan vaksin dilakukan oleh perawat senior RSUD Kota Tanjungpinang, Herlina dan Ani Wahyuni, didampingi dr. Rusdi Nasution, Sp, spesialis anestesi, di RSUD Kota Tanjungpinang, Jumaat (15/1/2021).

Wali Kota Tanjungpinang Rahma mengatakan pencanangan vaksinasi di Tanjungpinang merupakan lanjutan dari vaksin yang sudah dilaksanakan di tingkat Provinsi Kepri satu hari sebelumnya. 

Hal tersebut, sejalan dengan agenda nasional dalam upaya percepatan penanggulangan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional yang tertuang dalam peraturan presiden bahwa dalam penanganan wabah corona memerlukan langkah-langkah luar biasa. “Ada peraturan khusus vaksin dan pelaksanaanya,” kata Rahma.

Baca Juga: Wali Kota Tanjungpinang akan Divaksinasi COVID-19 Besok

Rahma menjelaskan, vaksin sinovac yang digunakan saat ini, sudah mendapat persetujuan penggunaan obat dalam kondisi darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), kemudian berdasarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia vaksin yang digunakan juga suci dan halal.

BACA JUGA:  Seluruh Aset Jalan Provinsi di Kota Batam Diserahkan ke Pemko Batam

“Vaksin sinovac boleh digunakan untuk umat islam, sepanjang terjamin keamanannya menurut ahli. Namun, setelah divaksin, diharapkan tetap menjalankan 3M, menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan,” tambahnya.

Dirinya bersedia menjadi orang pertama disuntik vaksin adalah untuk meyakinkan masyarakat bahwa bahwa vaksin Covid-19, khususnya buatan Sinovac, aman dan halal bagi masyarakat.

“Ini satu bukti dan komitmen kami sebagai pemimpin yang selalu terdepan untuk selamatkan masyarakat. Dengan menjadi contoh seperti ini kami yakin akan lebih memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses vaksinasi,” kata Rahma.

Rahma mengaku setelah menerima suntikan vaksin, tidak mengalami efek samping seperti, pegel, pusing, mual, atau lainnya.

“Saya barusan disuntik vaksin dan telah lewat masa observasi. Alhamdulillah, saya tidak merasakan apa apa, pegel pun tidak. Mudah-mudahan saya tetap sehat, sampai hari vaksinasi berikutnya,” ucap Rahma

BACA JUGA:  Alamak, Tanjungpinang Catat Penambahan 27 Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19

Pada kesempatan ini, Rahma mengajak masyarakat Tanjungpinang untuk ikut dalam vaksinasi Covid-19. Menurutnya, tujuan utama vaksinasi ini adalah untuk kesehatan kita, keluarga, dan juga lingkungan.

“InsyAllah, jangan takut, jangan ragu. Vaksin ini aman dan tidak membahayakan. Bagi umat Islam sudah dinyatakan halal oleh MUI. Mari kita berjuang bersama-sama agar terbebas dari virus corona,” ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, dr.Hardianto menjelaskan dengan vaksinasi yang dilakukan pada 10 orang itu ada proteksi khusus terhadap kekebalan tubuh. 

“Kedepannya diikuti dengan pemulihan ekonomi dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” terangnya

Saat ini di Tanjungpinang, lanjut Hardianto, terdapat 69 orang petugas kesehatan yang terlatih untuk vaksinasi. Tersebar pada tujuh puskesmas, tiga rumah sakit, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Klinik TNI dan Polri. 

Pada tahap awal ditargetkan untuk 2.884 nakes dengan total dosis yang tersedia saat ini sebanyak 5.880 dosis. “Satu nakes akan mendapat dua kali suntikan, hari ini dan dua minggu kemudian,” ujarnya

BACA JUGA:  HKG Ke-50, Ketua Umum TP-PKK Kunjungi Pulau Penyengat

Selain Wali Kota, Rahma, sejumlah unsur FKPD, dan pejabat lainnya juga menerima suntik perdana vaksin virus corona.

Mereka adalah Kapoles Tanjungpinang, AKBP Fernando, Komandan Danwing Udara 1, Imam Safii, Sekda Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad, S, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni, Komandan Pomal, Dedy Ary Yuanto, Komandan Lanudal, Heru Prasetyo, Komandan Dahyon Marhan, Kemal Mahdar, SH.

Kemudian, Kasi Perdata dan Tata Usaha Kejari Kota Tanjungpinang, Bob Sulistian, Plt. Dinkes, Dalduk, dan KB, dr. Hardianto, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kota Tanjungpinang, Sunarjo, S. Ag.

Serta, Kasitud Denkesyah Korem 033/WP, Jhon Daniel. S, Plt. Direktur RSUD Kota Tanjungpinang, dr. Yunisaf, dan Sekretaris II IDI Cabang Tanjungpinang, dr. Rizky Perdana. (ET)

Berita Terkait

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:16 WIB

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:51 WIB

23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:33 WIB

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:13 WIB

Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Berita Terbaru