Jabatan Anies Baswedan sebagai Gurbenur DKI Jakarta kini tinggal seumur jagung, pasalnya di tahun 2022 nanti dia bakal purnajabatan sebagai Kepala Daerah. Namun Anies harus waspada lantaran ada kemungkinan Wakil Gubenurnya, Riza Patria bakal direbut oleh Mensos Risma yang bakal ikut bertanding dalam ajang Pilkada mendatang.
Sebagaimana diketahui, apabila Anies Baswedan ingin kembali menjadi Gurbenur DKI, maka dia wajib ikut dalam perhelatan Pilkada 2022 mendatang.
Namun tidak semudah yang dibayangkan, Anies harus berusaha keras melewati beberapa kemungkinan, mulai dari Pilkada diundur jadi serentak pada 2024 hingga ada potensi pasangannya di DKI, Riza Patria bakal pindah hati ke pihak rival.
Menurut Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin menjelaskan bahwa ada sejumlah kemungkinan terkait bursa Pilkada 2022 mendatang.
Di antaranya, Wagub DKI Jakarta Riza Patria bakal maju sendiri tanpa Anies Baswedan, sehingga keduanya bakal saling bertarung.
“Skenario pertama Riza bisa maju sendiri menjadi calon gubernur, tanpa Anies Baswedan,” ujar Ujang mengutip dari Tempo, pada Sabtu, 6 Februari 2021.
Kemungkinan lainnya, Riza Patria bakal kembali jadi Wakil Gubenur bersama dengan Anies Baswedan.
Namun ada hal unik selanjutnya, dia berpotensi bakal ditarik Tri Rismaharini kemudian diusung oleh partai PDIP untuk menghadang langkah Anies.
Kemungkinan Risma dan Riza Patria bakal ikut Pilkada DKI Jakarta sangat besar. Hal tersebut menimbang hubungan baik yang kini terjalin antara partai berlogo kepala banteng alias PDIP dengan Gerindra.
Sehingga kemungkinan itu sebenarnya bisa saja terjadi, Ujang menegaskan bahwa tidak ada yang tak mungkin dalam dunia politik.
“Riza bisa saja menjadi wakil Risma karena tak ada yang tak mungkin dalam politik. Hubungan kedua partai mereka juga sedang berjalan baik.” kata Ujang
Meski begitu, apabila Riza Patria ingin bermain dengan aman, lebih baik dia menggandeng kembali Anies Baswedan.

Sebab, Ujang menjelaskan, keduanya telah dikenal publik bahwa Anies berpasangan dengan Riza. Itulah yang digadang-gadang bakal memperkuat kemungkinan bisa menang kembali merebut kursi orang nomor satu dan dua di DKI Jakarta.
“Satu paket dengan Anies. Karena Aniesnya incumbent gubernur. Dianya incumbent wakil gubernur. Kuat dan bisa menang lagi,” imbuhnya. (RWH/Hops)
Halaman : 1 2

















