PANDAWA, Inovasi Baru BPJS Kesehatan Layani Peserta

- Publisher

Sabtu, 3 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Dok. Humas BPJS Kesehatan Batam)

(Dok. Humas BPJS Kesehatan Batam)

INIKEPRI.COM – Sebagai langkah untuk mengurangi penyebaran wabah pandemi Corona Virus Disease 2019 atau virus Covid-19, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membuat inovasi terbaru terhadap pelayanan administrasi tatap muka di kantor cabang. Aplikasi itu bernama PANDAWA, dengan jumlah peserta mencapai 4.522 layanan terhitung sejak bulan Februari 2021.

PANDAWA ialah merupakan salah satu Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan.

Dari 4.522 peserta tersebut meliputi pelayanan pendaftaran baru, penambahan anggota keluarga, pengaktifan kembali kartu, pindah jenis kepesertaan, pelaporan peserta meninggal dunia serta perubahan data peserta dan lainnya. Tentu hal tersebut menunjukkan dampak yang signifikan.

Namun, menurut Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Batam, Nining Indira Khurokina, mengatakan bahwasanya, dari jumlah tersebut masih ada pelayanan yang tidak tuntas atau gagal diinput ke Master File (berkas induk) BPJS Kesehatan. Hal ini lantaran layanan melewati Service Level Agreement (SLA) atau peserta memilih jenis layanan yang tidak sesuai.

BACA JUGA:  Ribuan Anak, Dewasa Hingga Lansia Manfaatkan Gebyar Posyandu Alfamart di Hari Gizi Nasional

“Pelayanan melalui PANDAWA ini, mewajibkan peserta membalas pesan dari admin dalam waktu 30 menit. Jika tidak, peserta terpaksa harus mengambil tiket baru. Nah, sayangnya peserta terkadang tidak standby (bersiap/siap sedia) untuk membalas pesan sehingga melebihi SLA 30 menit. Sedangkan admin harus merespon pesan peserta yang lain. Dalam 1 hari, admin PANDAWA harus merespon 120-150 peserta,” kata Nining, Sabtu (3/4/2021).

Agar layanan melalui PANDAWA dapat berjalan dengan lancar, Nining berharap setiap peserta yang ingin memperoleh layanan melalui PANDAWA dapat mempersiapkan berkas pendaftaran dengan baik antara lain foto Kartu Tanda Penduduk (KTP), foto selfie dengan KTP, foto Kartu Keluarga (KK), dan foto halaman depan buku rekening BRI/BNI/Mandiri/BCA serta meluangkan waktu untuk membalas pesan dari admin tidak lebih dari 30 menit.

BACA JUGA:  Mengaku Tak Objektif Soal Pulau Pisang, Yusril Koto Sampaikan Permohonan Maaf

“Selain itu, kami harapkan peserta dapat memilih opsi yang sesuai dengan layanan yang diinginkan. Sehingga layanan juga dapat diproses dengan cepat. Satu lagi yang juga penting, jika belum direspon tidak perlu mengirim pesan berulang-ulang, karena waktu tunggu akan lebih lama lagi,” jelas Nining.

Sementara, salah satu peserta yang berhasil mengakses layanan melalui PANDAWA, Elisabeth Adelina Bau. Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) yang sudah non aktif ini, melakukan pengalihan status kepesertaan menjadi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU).

BACA JUGA:  Amsakar Buka Kejuaraan Voli Piala Bergilir 2025, Ajang Silaturahmi & Cetak Atlet Berprestasi

“Saya puas dengan pelayanan administrasi BPJS Kesehatan lewat PANDAWA ini, mudah dan dapat dimengerti,” kata Elisabet, belum lama ini.

Ia memilih opsi layanan ubah jenis kepesertaan, karena ingin mengaktifkan kembali status kepesertaan pasca keluar dari perusahaannya yang dulu. Ia pun mengaku sudah mempersiapkan berkas yang diperlukan sehingga dapat merespon admin dengan cepat.

“Saya tidak perlu menunggu lama asalkan cepat merespon. Ini membantu sekali ya, kita tidak perlu mengantri juga di kantor,” ujarnya. (IS)

Berita Terkait

Kiriman Video ke Wali Kelas Ungkap Kasus Persetubuhan Anak di Bengkong, Pemuda 20 Tahun Ditangkap
Wilayah Kerja Diperluas, BP Batam Gandeng UMRAH Bangun Ekonomi Kerakyatan berbasis Inovasi kemaritiman
Batam Masuk Lima Besar Daerah Paling Mandiri Secara Fiskal, Amsakar Berterima Kasih kepada Wajib Pajak
PLN Batam Tambah Tiga Titik SPKLU Ultra Fast Charging, Isi Daya Mobil Listrik Kini Makin Ngebut
Air Mata Amsakar Pecah Saat Menjenguk Bocah Korban Kekerasan Oleh Ibu Tiri, Janji Masa Depannya Tak Boleh Terputus
PLN Batam Benahi Sistem Perizinan, Gandeng BKPM Lewat Workshop OSS dan LKPM
BP Batam dan BRIN Perkuat Riset Ketahanan Air, Dukung Industri Berkelanjutan
Anwar Anas Ajak Masyarakat Pertahankan Program MBG, Singgung Penolakan: “Tunggu 2029, Kita Adu Program Lagi”

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:45 WIB

Kiriman Video ke Wali Kelas Ungkap Kasus Persetubuhan Anak di Bengkong, Pemuda 20 Tahun Ditangkap

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:41 WIB

Wilayah Kerja Diperluas, BP Batam Gandeng UMRAH Bangun Ekonomi Kerakyatan berbasis Inovasi kemaritiman

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:33 WIB

Batam Masuk Lima Besar Daerah Paling Mandiri Secara Fiskal, Amsakar Berterima Kasih kepada Wajib Pajak

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:40 WIB

PLN Batam Tambah Tiga Titik SPKLU Ultra Fast Charging, Isi Daya Mobil Listrik Kini Makin Ngebut

Senin, 22 Juni 2026 - 13:35 WIB

Air Mata Amsakar Pecah Saat Menjenguk Bocah Korban Kekerasan Oleh Ibu Tiri, Janji Masa Depannya Tak Boleh Terputus

Berita Terbaru