Gandeng Salsation Family Kepri, Hima Prodi Hukum Uniba Galang Dana Untuk NTT

- Publisher

Minggu, 11 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(IS/inikepri.com)

(IS/inikepri.com)

INIKEPRI.COM – Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum (Hima Prodi Hukum) Universitas Batam (Uniba) Tahun 2021, kembali gelar aksi nyata solidaritas peduli kemanusiaan. Kali ini Hima Prodi Hukum Uniba beraksi dengan menggandeng Salsation Family Kepri.

Adapun sasaran kali ini ialah di pusat perbelanjaan Mall di Kota Batam, tepatnya di Atrium Mega Mall, Batamcenter, Batam, Minggu (11/4/2021) siang.

Aksi itu berupa penampilan senam Salsation Family Kepri menghibur para pengunjung Mega Mall yang mana hasil dari penggalangan donasi nantinya akan disalurkan kepada para korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ini merupakan aksi nyata solidaritas kedua yang dilaksanakan Hima Prodi Hukum Uniba untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di NTT.

Sebelumnya, pada Jumat (9/4/2021) kemarin, juga telah dilaksanakan aksi solidaritas turun ke jalan oleh Hima Prodi Hukum Uniba. Adapun sasaran Mahasiswa Prodi Hukum Uniba tersebut ialah kepada pengendara di dua titik lampu merah yakni Simpang Gelael dan Simpang Baloi Indah, Lubukbaja, Batam.

BACA JUGA:  Dari Rempang ke Tanjung Banon: Sertifikat di Tangan, Harapan di Ujung Senyum

Ketua Hima Prodi Hukum UNIBA, Fernando Lumban Gaol, mengatakan, pihaknya merasa terpanggil untuk melakukan aksi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara di NTT.

“Ini adalah bentuk aksi nyata kemanusiaan dari kami (Hima Prodi Hukum Uniba) untuk saudara-saudara kita di NTT yang dilanda musibah banjir bandang dan tanah longsor,” kata Fernando.

Fernando berharap dengan kegiatan yang dilaksanakan tersebut dapat menjadi bagian dari masyarakat melalui program-program sosial dan aksi nyata tersebut.

“Semoga kami (Mahasiswa Uniba), dapat berperan membantu sesama saudara yang terdampak musibah bencana alam seperti di NTT,” kata Nando, panggilannya.

Sementara, Salsation Elite Instruktur, Betty Givo, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan puncak penggalangan donasi untuk membantu korban bencana di NTT.

BACA JUGA:  Ketua OC Muswil ke-IV PP Kepri Benarkan Sunarto Poniman Belum Lunasi Biaya Muswil

“Penggalangan donasi itu berupa uang yang kami utamakan. Jadi di Atrium ini (Mega Mall) adalah puncaknya, kami sudah menggalang dana tiga hari yang lalu, itu sesama member givo mendonasikan baru puncaknya disini, untuk umum,” kata Betty, ketika ditemui di lokasi usai kegiatan penggalangan donasi.

Adapun total uang hasil penggalangan donasi sebesar Rp15 juta. Total tersebut dari keluarga besar Salsation Rp9.700.000 juta dan dari mahasiswa Uniba sebesar Rp3.000.000 juta ditambah dengan donasi dari para pengunjung Mega Mall sebesar Rp1.900.000 juta.

“Kurang lebih totalnya hampir Rp15 juta. Semoga dana yang terkumpul ini bisa membantu meringankan masyarakat yang terdampak di NTT,” harapannya.

Diketahui bersama bahwa, pada Minggu malam, (4/4/2021) pukul 02.00 WITA, telah terjadi bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang sejumlah kabupaten dan kota di NTT akibat cuaca ekstrem.

BACA JUGA:  Dari Makkah ke Batam: Kloter BTH 25 Pulang Membawa Cahaya Haji Mabrur

Adapun wilayah yang terdampak paling berat di antaranya adalah Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Alor, Kabupaten Malaka, dan Kabupaten Sabu Raijua.

Hingga Senin (5/4/2021) malam, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT mencatat ada 84 korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor. Sementara itu, 71 orang masih dalam pencarian.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 15 orang luka-luka dan sebanyak 2.655 jiwa mengungsi. Selain itu, BNPB juga mencatat sebanyak 25 rumah rusak berat, 17 rumah hanyut, 114 rusak sedang, 60 rumah terendam, dan 743 rumah terdampak.

Selain itu, BNPB juga melaporkan sebanyak lima jembatan putus, 40 titik akses jalan tertutup pohon tumbang, satu fasilitas umum (Fasum) rusak, dan satu kapal tenggelam. (IS)

Berita Terkait

Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam
Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Urus Administrasi BBM Nelayan Kini Jemput Bola
DAM Nongsa Alami Penurunan TMA, BP Batam Siapkan Langkah Antisipasi Jaga Pasokan Air
Tarif Parkir Berlangganan Batam Dipangkas 50 Persen, Amsakar–Li Claudia Beri Keringanan untuk Warga
Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan
Amsakar Achmad Kembali Pimpin MD KAHMI Batam, Terpilih Aklamasi Periode 2026-2031
Aweng Kurniawan Pimpin Gerakan Indonesia ASRI di Tanjung Riau, Gerindra Batam Sasar Lingkungan Warga
HUT ke-5 GARPU NasDem Kepri, Tegaskan Komitmen Bergerak Bersama Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 06:30 WIB

Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam

Rabu, 23 September 2026 - 08:18 WIB

Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Urus Administrasi BBM Nelayan Kini Jemput Bola

Selasa, 22 September 2026 - 07:00 WIB

DAM Nongsa Alami Penurunan TMA, BP Batam Siapkan Langkah Antisipasi Jaga Pasokan Air

Senin, 21 September 2026 - 16:38 WIB

Tarif Parkir Berlangganan Batam Dipangkas 50 Persen, Amsakar–Li Claudia Beri Keringanan untuk Warga

Senin, 21 September 2026 - 16:30 WIB

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan

Berita Terbaru