Pemuda yang Penggal Kepala Ayahnya Ditemukan Tewas Gantung Diri

- Admin

Selasa, 13 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – KP alias Jaya (32) yang tega memenggal kepala ayah kandungnya, dikabarkan tewas karena bunuh diri. Dia tewas dengan cara gantung diri di sel tahanan Polsek Kali Rejo.

Tidak ada saksi mata yang melihat saat KP menggantung dirinya karena dia ditempatkan di sel tahanan yang berbeda. Dia dipisahkan dengan tahanan lain karena diduga mengalami gangguan jiwa.

Berdasarkan informasi dari kepolisian, KP menggantung diri dengan menggunakan baju kaos yang dikenakannya. Berdasarkan rekaman CCTV, diperkirakan KP melakukan aksinya Senin (12/4/2021) sekitar pukul 4 pagi.

Baca Juga :  Waspada Penipuan Berkedok Media KPK

“Baru tadi pagi. Saya mendapat kabar dari Pak Kapolsek Kalirejo, bahwa yang bersangkutan saat ditempatkan dalam selnya kurang lebih pukul 04.00 pagi ini, ditemukan gantung diri menggunakan bajunya sendiri,” ujar Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggo.

“Informasinya KP gantung diri dengan cara merobek-robek kaos pendek yang dipakainya, kemudian dibuatkan seperti tali, lalu diikat di teralis sel,” tambah Kapolres.

Baca Juga :  Tragis! Ibu Anak Dua Gantung Diri di Rumahnya

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Dusun VIII RT12/RW008 Desa Sendang Rejo, Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah ini tega memenggal kepala ayahnya sendiri karena belum diizinkan menikah.

Baca Juga: Anak Penggal Kepala Ayah Hingga Putus, Alasannya Karena Takut Disantet

Saat itu, ayahnya sedang duduk di dapur untuk melepas lelah sepulang dari sawah. Ia menghabisi ayahnya dari belakang dengan sekejap.

Setelah memenggal, KP sempat menenteng kepala ayahnya itu keliling kampung dengan mengendarai sepeda motor. Ia juga mengacak-acak kepala ayahnya.

Baca Juga :  Business Gathering BP Batam: Sosialisasikan Terobosan Regulasi untuk Kemudahan Investasi

Sebelum memenggal kepalanya, KP sempat meminta maaf terlebih dahulu pada ayahnya. Kepada polisi, KP mengaku memenggal kepala ayahnya karena takut akan disantet oleh ayahnya.

Ketakutan akan disantet itu disebutnya datang setelah ia bermimpi, bahwa ayahnya akan menyantet dirinya. Karena itulah, sebelum disantet oleh ayahnya, dia duluan yang membunuh sang ayah. (ER/Indozone)

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:14 WIB

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB