Begini Firasat Ibu Awak KRI Nanggala-402 di Bojonegoro

- Admin

Minggu, 25 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Kopda Mes Khoirul Faizin merupakan salah seorang awak KRI Nanggala-402 yang hilang. Sebelum dikabarkan hilang, sang ibu merasakan ada yang tidak biasa pada matanya.

Soal itu disampaikan istri Khoirul, Alifatuz Zuhria (35). Menurutnya, sekitar mata kiri ibu mertuanya seperti berdenyut-denyut.

“Ibu Mas Faizin itu sebelum kejadian cerita kalau matanya sebelah kiri kalau nggak lupa ya, itu kedhuten terus. Dan bilang ono opo ya iki kok mripatku kedhuten terus (dan bilang ada apa ya, kok mataku berdenyut terus),” kata Alifatuz, dilansir dari Detik.com, Sabtu (24/4/2021).

Baca Juga :  Duh, Warga Bakar Kuburan Pasien COVID-19 karena Tolak Dimakamkan di Daerahnya

Khoirul merupakan anak ketiga dari empat bersaudara dari pasangan Ikhyak dengan Siti Musarofah. Namun sang ayah sudah meninggal.

Khoirul dan keluarga besarnya tinggal di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Bojonegoro. Hingga saat ini, pihak keluarga masih berharap Khoirul dan awak KRI Nanggala-402 lainnya selamat.

Baca Juga :  Ada di 800 Meter, Kondisi KRI Nanggala Disebut Sudah Berantakan Tak Karuan
Rumah ibu Kopda Mes Khoirul Faizin(Foto: Ainur Rofiq/detikcom)

“Kami berharap Mas Faizin selamat bersama semua teman-temannya. Mohon doanya,” imbuh Ifa, panggilan akrabnya.

Saat ini Ifa memilih untuk menenangkan keluarga dan ketiga anaknya. Bahkan mereka menghindari berita di TV untuk sementara.

Baca Juga :  Warga Takut Pinjamkan Cangkul, Petugas Kubur Jenazah Covid-19 Pakai Tangan Kosong

“Saya ndak berani lihat TV saat ini. Jadi perkembangan kabar kami pantau dari grup WA para ibu-ibu Nanggala,” lanjutnya.

Khoirul menjadi awak KRI Nanggala-402 sejak 2010. Ia selalu pulang setiap pekan.

KRI Nanggala-402 hilang kontak dalam latihan penembakan torpedo di Selat Bali pada Rabu (21/4) dini hari. Kapal selam tersebut dioperasikan 53 awak. Oksigen yang tersedia diperkirakan habis dini hari tadi pukul 03.00 WIB. (AFP/Detik)

Berita Terkait

Wapres Gibran Main Bola Bareng Anak-Anak SSB Wamena, Cetak Hattrick
Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:41 WIB

Wapres Gibran Main Bola Bareng Anak-Anak SSB Wamena, Cetak Hattrick

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:14 WIB

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Berita Terbaru