Pakar: Besar Kemungkinan COVID-19 Mutan Ganda India Masuk RI, Ini Alasannya

- Publisher

Selasa, 27 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Pakar epidemiologi Dicky Budiman dari Universitas Griffith Australia mengungkap besar kemungkinan varian Corona B1617 mutan ganda tetap masuk Indonesia meski sudah ada pelarangan kedatangan dari India. Hal ini dikarenakan varian Corona B1617 mutan ganda sudah muncul sejak Oktober tahun lalu.

“Pintu masuk Indonesia ini kan banyak ya dan ini terjadi sudah sebetulnya kan varian ini timbulnya di Oktober lalu. Jadi sudah ada berapa bulan tuh, selama kita ini memiliki penerbangan langsung atau tidak langsung dengan negara-negara luar iya potensi itu akan ada dan besar,” jelas dr Dicky saat dihubungi detikcom Senin (26/4/2021).

Ia juga menyinggung Corona B117 yang sudah lebih dulu masuk Indonesia. Pasalnya, munculnya mutan ganda dengan Corona B117 hampir berbarengan, dan kasus varian baru Corona tersebut pada akhirnya ditemukan di Indonesia dengan 10 kasus.

BACA JUGA:  Bisa Cegah Corona, Ini 8 Posisi ML Paling Dicari Selama Pandemi

“Sama seperti halnya B117 yang ditemukan sebetulnya di kurang lebih waktunya sama ya dengan B1617 itu tetapi toh tetap masuk juga. Ini yang juga potensi itu ada, dan seberapa jauh terdeteksinya kita sekali lagi harus perkuat,” kata Dicky.

Di luar kebijakan pemerintah soal pelarangan WN India ke Indonesia, Dicky kembali mewanti-wanti agar setiap masyarakat tidak lengah dengan protokol kesehatan. Kondisi COVID-19 di India menjadi pembelajaran, tidak ada negara yang benar-benar aman dari Corona sebelum semua virus bisa teratasi di setiap wilayah.

BACA JUGA:  Ini 7 Gejala yang Dikaitkan dengan Varian Baru Virus Corona

“Perkuat kembali kalau pemerintah di 3T, kita di 5Mnya, nah inilah yang akhirnya dalam situasi global seperti ini sulit ya negara itu aman sendiri, sulit, sampai seluruh negara ini dinyatakan aman,” kata Dicky.

“Dan negara-negara umumnya jadi menutup diri kan untuk menerapkan misalnya sistem masuk itu dengan paspor vaksin dan sebagainya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat jika Corona B117, salah satu varian yang juga menyebar di India sudah masuk Indonesia dan ada penularan atau transmisi lokal. Sejauh ini, ada 10 kasus yang ditemukan, dan pengawasan ketat pada setiap provinsi dengan Corona B117 diperkuat.

BACA JUGA:  Alamak! Flu Babi Jenis Baru Muncul di China. Potensi Jadi Pandemi

“Nah ini yang perlu kita jaga. Dua di Sumatera, satu di Jawa Barat, dan satu di Kalimantan Selatan,” kata Menkes Budi usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi.

“Jadi untuk provinsi-provinsi di Sumatera, Jawa Barat, dan Kalimantan kita akan lebih hati-hati selalu mengontrol. Apakah ada mutasi baru tersebut atau tidak,” lanjutnya seperti dikutip dari kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (26/4/2021).

Dokter di India menyebut pasien Corona dengan infeksi Corona B1617 diketahui mampu menularkan virus COVID-19 ke 10 orang. (RWH/Detik)

Berita Terkait

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap
Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tanpa Disadari, Ini Kebiasaan Tidak Sehat yang Sering Terjadi Saat Puasa

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Berita Terbaru

100 santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) dari berbagai desa di Kecamatan Kundur berkumpul mengikuti Tabligh Akbar bertajuk

Tg. Balai Karimun

100 Santri TPQ Ikuti Tabligh Akbar “Kundur Menghafal Al-Qur’an”

Senin, 3 Agu 2026 - 08:45 WIB