Tiap 4 Menit Warga India Tewas Kena COVID-19, WHO: Memilukan!

- Admin

Selasa, 27 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia kerap buka suara soal ledakan COVID-19 di India. Menurutnya, situasi kini sudah di level mengkhawatirkan.

WHO, disebutnya, sudah melakukan beragam cara untuk membantu India, baik dalam suplai pasokan oksigen hingga kebutuhan medis lainnya.

“Situasi di India ‘luar biasa memilukan,” jelas Tedros, dikutip dari Al Jazeera.

“WHO melakukan segala yang kami bisa, menyediakan peralatan dan pasokan penting, termasuk ribuan konsentrator oksigen, rumah sakit lapangan bergerak prefabrikasi dan persediaan laboratorium,” kata Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada wartawan di Jenewa selama jumpa pers.

Baca Juga :  Taliban Sidak ke Mal Afghanistan, Turunkan Poster Wanita hingga Atur Cadar dan Tumbuhkan Janggut

Negara Ramai-ramai Bantu India

Sejumlah negara telah berupaya membantu Corona di India yang makin krisis, terutama di New Delhi. Amerika Serikat mengumumkan akan segera menyediakan bahan baku untuk vaksin COVID-19, serta terapi, alat uji diagnostik cepat, ventilator, dan peralatan pelindung bagi pekerja garis depan atau para nakes.

Baca Juga :  Kemlu Terus Pantau Kasus Penembakan WNI di Malaysia

“Kami bekerja erat dengan mitra kami di pemerintah India, dan kami akan segera memberikan dukungan tambahan kepada rakyat India dan pahlawan perawatan kesehatan India,” kata Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken di Twitter.

Baca Juga :  Babi Bikin Pusing Malaysia, Kok Bisa?

Bantuan dan dukungan juga datang dari Pakistan. Kementerian Luar Negeri Pakistan menawarkan untuk memberikan bantuan termasuk ventilator, kit pasokan oksigen, mesin sinar-X digital, APD dan barang-barang terkait. Ventilator, pasokan oksigen, dan obat-obatan dari Inggris, Prancis, dan UE juga akan tiba di India dalam beberapa hari mendatang. (AFP/Detik)

Berita Terkait

Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026
Kemlu Pulangkan Sembilan WNI dari Kamboja
Natal Perdana Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian untuk Gaza
Banjir Terjang Enam Negara Bagian Malaysia, Lebih dari 9.000 Warga Mengungsi
Badai Musim Dingin Rendam Tenda Pengungsi Gaza, Ribuan Keluarga Terancam
Australia Larang Media Sosial untuk Remaja di Bawah 16 Tahun, Lebih dari Satu Juta Akun Ditutup
Ini Negara dengan Paspor Terkuat di ASEAN, Indonesia Urutan ke Berapa?
Banjir Bandang Melanda Malaysia, Lebih dari 18 Ribu Warga Dievakuasi dari Tujuh Negara Bagian

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:54 WIB

Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026

Senin, 29 Desember 2025 - 10:32 WIB

Kemlu Pulangkan Sembilan WNI dari Kamboja

Jumat, 26 Desember 2025 - 09:09 WIB

Natal Perdana Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian untuk Gaza

Jumat, 19 Desember 2025 - 17:07 WIB

Banjir Terjang Enam Negara Bagian Malaysia, Lebih dari 9.000 Warga Mengungsi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:46 WIB

Badai Musim Dingin Rendam Tenda Pengungsi Gaza, Ribuan Keluarga Terancam

Berita Terbaru