Menhub Sepakat Tingkatkan kapasitas Bandara dan Pelabuhan di Karimun

- Publisher

Minggu, 2 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sepakat untuk meningkatkan kapasitas bandara dan pelabuhan di Kabupaten Karimun Kepulauan Riau.

“Kami ke Karimun mengunjungi dua lokasi, Bandara Raja Haji Abdullah dan pelabuhan (Malarko). Dua fasilitas itu kami bersepakat untuk ditingkatkan,” kata Menhub Budi usai kunjungannya ke Karimun, di Batam, Kepri, Sabtu 1 Mei 2021.

BACA JUGA:  Berencana ke Karimun? Jangan Lupa Mampir ke Destinasi Wisata Berikut Ini

Rencananya, Bandara Raja Haji Abdullah akan dibangun dengan kapasitas panjang runway mencapai 2.200 meter yang dilaksanakan pada 2023.

“Tahun ini kami akan selesaikan 1.600, artinya sudah bisa pesawat ATR bisa ke tempat itu,” kata Menteri Budi.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Alokasikan Rp1,25 Miliar untuk Desa Sebesi di Karimun Pada Tahun 2023 Ini

Dan pada 2023, setelah runway mencapai 2.200 meter maka bisa digunakan untuk pesawat lebih besar.

Sedangkan untuk Pelabuhan Malarko, Menteri mengatakan pihaknya telah sepakat untuk menunjuk Badan Usaha Milik Daerah setempat untuk mengelolanya.

Setelah dibangun, maka ia optimistis Pelabuhan Malarko akan berfungsi lebih baik lagi.

BACA JUGA:  Menhub Izinkan Pelayaran Rute Karimun-Malaysia

“Maka tempat itu menjadi ‘port container’, yang menjadikan Karimun, merupakan pulau yang dekat dengan negara tetangga bisa berfungsi dengan baik,” kata dia.

Selain itu dalam kunjungan ke Kepri, Menhub juga mengunjungi Pulau Nipah yang rencananya akan dikembangkan untuk meningkatkan fungsi ekonomi. (ER/Antara)

Berita Terkait

Karimun Kembali Dapat Bantuan Hewan Kurban Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah
Tonggak Bersejarah! Jacket Buatan Karimun Dikirim 5.800 Kilometer ke Papua untuk Proyek CCUS Pertama di Indonesia
ESDM Tegaskan Terminal BBM Karimun Tetap Normal Meski Terseret Isu Sanksi Uni Eropa
Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless
Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya
Karimun Terseret Sanksi Uni Eropa ke Rusia, Terminal Minyak Jadi Sorotan: “Main Api di Jalur Selat Malaka?”
Dari SDN 012 Karimun, Komisi X DPR RI Beberkan Masalah Akses dan Keterbatasan Fasilitas di Karimun
Ironi Guru Karimun: Puluhan Tahun Mengajar, DPR Minta Status Segera Diperjelas
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:43 WIB

Karimun Kembali Dapat Bantuan Hewan Kurban Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:02 WIB

Tonggak Bersejarah! Jacket Buatan Karimun Dikirim 5.800 Kilometer ke Papua untuk Proyek CCUS Pertama di Indonesia

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:26 WIB

ESDM Tegaskan Terminal BBM Karimun Tetap Normal Meski Terseret Isu Sanksi Uni Eropa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:51 WIB

Transformasi Layanan! Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Terapkan Transaksi Cashless

Rabu, 29 April 2026 - 08:45 WIB

Dituding Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, PT Oil Terminal Karimun Buka Fakta Sebenarnya

Berita Terbaru