IDI Nilai Pengawasan Protokol Kesehatan Mulai Longgar di Kepri

- Publisher

Selasa, 11 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA FOTO)

(ANTARA FOTO)

INIKEPRI.COM – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Rusdani mengatakan pengawasan protokol kesehatan masyarakat di daerah itu belakangan mulai longgar sehingga turut memicu melonjaknya kasus COVID-19.

Dia menilai masyarakat setempat terlena karena penyebaran kasus sempat turun, lalu akhirnya banyak yang mengabaikan protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker.

BACA JUGA:  Terkait Retribusi Labuh Jangkar, DPRD Kepri Minta Ansar Laporkan ke Jokowi

Kemudian acara-acara keramaian di hotel sudah mulai banyak digelar, menyusul berbuka puasa diperbolehkan, dan pasar-pasar ramai pengunjung tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

“Pengawasan protokol kesehatan saat ini, tidak seketat seperti masa awal kasus pandemi COVID-19,” ujar Rusdani.

BACA JUGA:  Penyuluhan "Kepiting" Kecamatan Tanjungpinang Timur, Rustam: Stunting Prioritas Pemerintah Bidang Kesehatan

Di samping itu, lanjut dia, masyarakat menganggap vaksinasi COVID-19 yang tengah berjalan dapat melindungi diri dari COVID-19.

Padahal, menurut dia, vaksinasi tidak 100 persen melindungi seseorang dari COVID-19. Masih ada sekian persen potensi seseorang itu terpapar COVID-19.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Pimpin Pertemuan Bahas Revitalisasi Lanjutan Pulau Penyengat Tahap II Tahun 2023

“Cukup banyak setelah vaksin terinveksi COVID-19. Bahkan dokter sekali pun,” ujarnya.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 Kepri hingga saat imi jumlah pasien terkonfirmasi positif mencapai 12.431 orang, meliputi kasus aktif 1.614 orang, sembuh 10.539 orang, dan meninggal 279 orang. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama
Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan
Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga
Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026
Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode
Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Tag :

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 08:11 WIB

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02 WIB

Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:36 WIB

Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:00 WIB

Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:00 WIB

Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode

Berita Terbaru