Ruang Karantina Pasien COVID-19 di LPMP Kepri Penuh

- Publisher

Sabtu, 15 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA FOTO)

(ANTARA FOTO)

INIKEPRI.COM – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menyatakan puluhan kamar tidur untuk karantina pasien positif COVID-19 di Gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (LPMP Kepri) sudah penuh.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad, yang juga Ketua Satgas Penanganan COVID Kepri, di Tanjungpinang, Jumat 14 Mei 2021, mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi penambahan tempat karantina pasien COVID-19.

BACA JUGA:  Mau ke Tanjungpinang? Syarat Vaksinasi Penguat Sudah Berlaku Lho

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita sudah siapkan tempat karantina di Hotel Lauhas Village di Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan,” katanya.

Gubernur mengatakan jumlah pasien COVID-19 di Kepri meningkat drastis sejak April 2021 hingga sekarang. Pemerintah daerah telah menerbitkan sejumlah peraturan untuk mencegah penularan COVID-19, termasuk pembatasan kegiatan di pemerintahan dan masyarakat.

Ia juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk mencegah penularan COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

BACA JUGA:  Mulai Senin, Hasan Minta Pedagang Tempati Pasar Baru

Kondisi sekarang harus bersama-sama kita cegah agar tidak ada lagi penambahan pasien COVID-19,” katanya.

Satgas Penanganan COVID-19 mencatat jumlah pasien COVID-19 di Kepri bertambah 94 orang sehingga menjadi 13.004 orang. Jumlah pasien yang meninggal dunia tiga orang sehingga menjadi 294 orang.

BACA JUGA:  Nelayan Diminta untuk Lebih Hati-Hati Melaut di Perbatasan RI-Malaysia

Sedangkan jumlah pasien yang sembuh bertambah 74 orang sehingga menjadi 11.153 orang.

Kasus aktif COVID-19 di Kepri mencapai 1.557 orang, tersebar di Batam sebanyak 601 orang, Tanjungpinang 394 orang, Bintan 199 orang, Karimun 167 orang, Natuna 29 orang, Lingga 71 orang, dan Kepulauan Anambas 96 orang, demikian Ansar Ahmad. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA
Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah
Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat
Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis
Puskesmas Tanjungpinang Barat Segera Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Tanpa Jeda, Penyaluran Air Bersih di Tanjungpinang Capai 711 Ton
Halal Bihalal MIN Tanjungpinang Jadi Momentum Awal Kepemimpinan Baru

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 06:15 WIB

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan

Minggu, 12 April 2026 - 08:52 WIB

Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Sabtu, 11 April 2026 - 07:48 WIB

Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

Rabu, 8 April 2026 - 11:52 WIB

Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat

Rabu, 8 April 2026 - 08:09 WIB

Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis

Berita Terbaru