Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib

- Publisher

Jumat, 15 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Seekor buaya kembali menyerang warga di kawasan perairan Tanjung Sebauk, Kamis (14/5/2026).

Korban diketahui bernama Asropin (33), yang saat itu tengah mencari gonggong bersama rekannya di perairan sekitar Tanjung Sebauk.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Salah seorang rekan korban, Masturi, mengatakan dirinya melihat Asropin diterkam buaya sekitar pukul 17.30 WIB.

Menurut Masturi, buaya sempat menggigit korban sebanyak dua kali sebelum memutar tubuhnya di dalam air sambil menyeret korban.

BACA JUGA:  Dispar Kepri: Diskon Hotel di Kawasan Bintan Goda Wisatawan

“Saya langsung berenang mendekat dan berusaha membawa korban ke pinggir pantai, lalu meminta bantuan warga,” ujarnya.

Dievakuasi ke RSUP Raja Ahmad Tabib

Ketua RT 02 RW 06 Tanjung Sebauk, Dedy Hairudin, mengatakan pihaknya segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kelurahan dan kepolisian.

“Setelah mendapatkan bantuan, korban langsung dibawa ke RSUP Raja Ahmad Tabib menggunakan ambulans dari Puskesmas Kampung Bugis,” kata Dedy.

BACA JUGA:  Permudah Kegiatan Sosial, Rahma Serahkan Tenda dan Kursi kepada Perangkat RT Kelurahan Pinang Kencana

Bhabinkamtibmas Kelurahan Senggarang, Agus Syasmita, bersama warga turut membantu proses evakuasi korban.

“Sekitar pukul 18.30 WIB korban tiba di IGD RSUP Raja Ahmad Tabib. Berdasarkan keterangan dokter jaga, korban mengalami patah tulang tangan kanan dan akan menjalani operasi,” ujar Agus.

Luka di Kepala dan Dada

Akibat serangan tersebut, Asropin mengalami luka di bagian kepala dan dada, serta patah tulang pada tangan kanan.

BACA JUGA:  Gubernur Kepri Serukan Istiqomah di Penghujung Ramadhan dan Muliakan Al-Qur'an

Saat ini korban dalam kondisi sadar dan masih menjalani perawatan intensif di RSUP Raja Ahmad Tabib.

Insiden ini kembali menambah daftar serangan buaya di wilayah pesisir Tanjungpinang. Warga yang beraktivitas di sekitar perairan diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan yang diketahui menjadi habitat satwa liar tersebut.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur
Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:51 WIB

23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:33 WIB

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:13 WIB

Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:47 WIB

23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Berita Terbaru