Sabtu, 12 Juni 2021
18 Mei 2021
(Dok. Poroskepri)
(Dok. Poroskepri)

INIKEPRI.COM – Wali Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Rahma menutup aktivitas gelanggang permainan (gelper) setelah jumlah pasien positif COVID-19 di kota itu membludak.

Penutupan tersebut didasarkan pada Surat Edaran Nomor: 331.1/782/5.4.01/2021 yang ditandatangani Wali Kota Tanjungpinang, Rahma pada Senin 17 Mei 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Rangka Pengendalian Penyebaran COVID-19.

Disebutkan bahwa penutupan gelper tersebut sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Selain gelper, pemilik usaha restoran, pujasera, kafe, kedai kopi, warung internet, bioskop, panti pijat karaoke, diskotik, klub malam, dan biliar diharuskan tutup pukul 22.00 WIB.

Berdasarkan pemantauan, gelper di Tanjungpinang terdapat di sejumlah titik, seperti di Jalan Pancur, Suka Berenang, dan Bintan Plaza. Sementara kasino di kawasan tertutup terdapat di sekitar kawasan Potong Lembu.

“Kalau usaha kami ditutup, kami minta usaha lagu berhadiah (kim) harus ditutup juga. Harus adil,” kata salah seorang pengelola gelper di Tanjungpinang.

Pada Senin pagi, Sekda Kepri Tengku Said Arif Fadillah menyatakan prihatin atas aktivitas yang potensial menyebabkan kerumunan masyarakat masih terjadi di Tanjungpinang.

“Kami minta agar izinnya dievaluasi, termasuk gelper, kim, kasino dan lainnya,” katanya. (ET/ANTARA)

5 1 vote
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x