594 PMI Masih Jalani Karantina di Batam

- Publisher

Jumat, 28 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA FOTO)

(ANTARA FOTO)

INIKEPRI.COM – Sebanyak 594 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru tiba di Tanah Air masih menjalani karantina dan isolasi di sejumlah fasilitas di Kota Batam, Kepulauan Riau.

“Jumlah PMI yang masih di Batam 594 orang,” kata Ketua Satuan Tugas Khusus Pemulangan Pekerja Migran Indonesia Kota Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan di Batam, Kepulauan Riau, Kamis 28 Mei 2021.

BACA JUGA:  Menhub Pantau Kepulangan PMI di Batam

PMI yang baru datang dari Malaysia dan Singapura harus menjalani karantina setelah dinyatakan negatif COVID-19 dalam pemeriksaan tes usap saat tiba di Pelabuhan Internasional Batam Centre.

Pemerintah menyediakan Rusun Pemkot Batam, Rusun BP Batam dan Rusun Putra Jaya sebagai tempat mereka menjalankan isolasi sesaat setelah kembali ke Tanah Air.

Terdapat 79 orang PMI yang memilih menjalani isolasi mandiri di hotel, dengan pengawasan Satuan Tugas Penanganan COVID-19.

BACA JUGA:  Eks TKI Asal Malaysia Sumbang 30 persen Kasus Aktif COVID-19 di Kepri

Satgas mencatat 61 PMI yang dinyatakan positif COVID-19 dalam pemeriksaan tes usap PCR saat tiba di Pelabuhan Internasional Batam Centre. Mereka segera dibawa ke Rumah Sakit Khusus Infeksi Pulau Galang untuk menjalani isolasi.

Letkol Kav Sigit mengatakan PMI terus pulang ke Tanah Air melalui Batam. Namun, jumlahnya relatif menurun jika dibandingkan sebelum Lebaran pada April lalu.

BACA JUGA:  Kepala BP Batam Sambut Baik Rencana Investasi Vingroup di Kota Batam

“Turun dibandingkan April tinggi, sekarang enggak terlalu,” kata dia.

Saat ini tercatat sekitar 120 hingga 150 PMI pulang ke Tanah Air melalui Batam setiap harinya. Sedangkan pada April lalu, sekitar 200 hingga 250 PMI tiba setiap hari melalui jalur yang sama. (ER/ANTARA)

Berita Terkait

Batam Jadi Daerah Pertama, Amsakar Gandeng APINDO Prioritaskan 15–20 Persen Rekrutmen untuk Warga Lokal
Batam Innovation Award 2026, Amsakar Dorong Inovasi Jadi Solusi Nyata bagi Warga
26 Tahun PIKORI BP Batam: Merawat Kebersamaan dan Terus Menebar Manfaat
Dari Kelurahan Pulau Terong, Pelajar SMAN 13 Batam Galang Rp4,18 Juta untuk Korban Kebakaran Hutan
Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi, Batam Diganjar Penghargaan Nasional
PAD Batam Tembus Rp2,58 Triliun, Pemko Genjot Penerimaan Tanpa Naikkan Tarif Pajak
Jangan Salah Jalan! Jalan Tengku Sulung Ditutup Mulai 10 September, Ini Jalur Alternatifnya
Rp3,77 Miliar Digelontorkan, 210 Nelayan Kecil Batam Bakal Dapat Mesin hingga Alat Tangkap

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:00 WIB

Batam Jadi Daerah Pertama, Amsakar Gandeng APINDO Prioritaskan 15–20 Persen Rekrutmen untuk Warga Lokal

Jumat, 11 September 2026 - 07:07 WIB

Batam Innovation Award 2026, Amsakar Dorong Inovasi Jadi Solusi Nyata bagi Warga

Jumat, 11 September 2026 - 06:40 WIB

26 Tahun PIKORI BP Batam: Merawat Kebersamaan dan Terus Menebar Manfaat

Kamis, 10 September 2026 - 08:34 WIB

Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi, Batam Diganjar Penghargaan Nasional

Rabu, 9 September 2026 - 07:18 WIB

PAD Batam Tembus Rp2,58 Triliun, Pemko Genjot Penerimaan Tanpa Naikkan Tarif Pajak

Berita Terbaru