Sabtu, 12 Juni 2021
31 Mei 2021
(ist)
(ist)

INIKEPRI.COM – Meledaknya angka penularan virus Corona di Kota Batam, membuat Kapasitas Asrama Haji Batam nyaris penuh.

Wakil Wali Kota Batam Kepulauan Riau Amsakar Achmad, Senin 31 Mei 2021 mengatakan, Kapasitas yang tersedia di Asrama Haji tinggal 50 tempat tidur lagi.

“Saat ini, terdapat 461 orang warga terpapar virus Corona yang dirawat di Asrama Haji Batam, sedangkan kapasitas Asrama Haji sejatinya untuk total 900 orang,” kata Amsakar, dilansir dari ANTARA.

Satu kamar di Asrama Haji Batam semestinya memuat hingga delapan orang. Namun, sejak awal Pemko Batam menempatkan enam orang di setiap ruangan. Dan ternyata, pasien lama tidak bisa digabung dengan pasien baru, maka menyebabkan kapasitas yang tersisa tinggal sedikit.

“Karena yang ini sudah jalan, ada yang empat hari, tiga hari, dua hari dirawat,” kata dia lagi

Berdasarkan datanya, hari ini akan masuk 77 orang yang baru dinyatakan positif COVID-19 tanpa gejala atau gejala ringan, sehingga pengelola kekurangan 27 tempat tidur.

Pihaknya tengah mempertimbangkan, untuk menyatukan warga dengan masa karantina yang sama, hingga cukup delapan orang dalam satu kamar. Dengan begitu, akan tersisa banyak ruangan untuk menampung warga baru.

Ia juga telah menghubungi Kepala Bapelkes untuk bersiap untuk menampung 27 warga di gedung yang dikelolanya.

“Prinsipnya warga kita yang di luar, yang akan masuk, siap kami tempatkan. Pemkot Batam siapkan sejumlah opsi, kalau di asrama haji ternyata kapasitas 50 tok, maka akan digeser ke Gedung Bapelkes,” kata Amsakar.

Temenggung Abdul Jamal Disiapkan Untuk Karantina

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Batam juga akan menyiapkan Aula Olahraga Temenggung Abdul Djamal sebagai lokasi karantina atau isolasi pasien terjangkit COVID-19 tanpa gejala.

Amsakar Achmad menyatakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan 1.000 unit tempat tidur yang mudah dilipat dan dibawa sebagai antisipasi penambahan kasus COVID-19 di Batam.

“Rencana kami, itu untuk opsi berikutnya. Kalau Gedung Bapelkes nanti penuh kami akan bawa ke Stadion Temenggung Abdul Djamal, di situ diperlukan ‘velbed’,” jelas Amsakar.

Pemerintah Kota Batam menyiapkan beberapa opsi untuk menangani warga yang positif COVID-19 tanpa gejala. Saat ini, mereka ditempatkan di Asrama Haji Batam.

Namun, karena jumlahnya semakin banyak, maka pemerintah berupaya menambah lokasi karantina di Gedung Bapelkes. Apabila terus bertambah maka pilihan selanjutnya adalah Aula Olahraga Temenggung Abdul Djamal.

“Harapan kami tidak sampai ke situ. Tapi untuk sampai ke situ sudah kami siapkan semua,” kata dia. (RWH/ANTARA)

5 1 vote
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x