Minggu, 13 Juni 2021
1 Jun 2021
(ist)
(ist)

INIKEPRI.COM – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Tarempa, Letnan Kolonel (Letkol) Laut (P) Yovan Ardhianto Yusuf, beserta Perwira Staf Korps Pelaut Lanal Tarempa mengikuti Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan kepada segenap Perwira Korps Pelaut TNI Angkatan Laut (AL) dengan metode hibrid (offline dan online) secara virtual di Jakarta.

Kegiatan itu dilaksanakan di Military Civil Coordination (MCC) Markas Komando (Mako) Lanal Tarempa yang diselenggarakan oleh Staf Operasi Angkatan Laut (Sopsal) Markas Besar TNI Angkatan Laut (Mabesal), Senin (31/5/2021) pagi.

Kegiatan digelar selama satu hari tersebut dipimpin oleh Asisten Operasi (Asops) Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muda TNI Didik Setiyono.

Dalam pemberkalannya, Asops KSAL, Laksamana Muda TNI Didik Setiyono, mengatakan, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.504 pulau dan luas laut 2/3 dari total wilayahnya.

Selain itu, lanjutnya, Sumber Daya Alam (SDA) sangat melimpah yang meliputi ikan, mineral, pertambangan dan sektor pariwisata menuntut akan kapasitas TNI Angkatan Laut untuk mengontrol, mengawasi dan melindungi kemanan wilayah laut tersebut.

“Secara Geo Maritim, posisi geografis wilayah Indonesia yang strategis mengharuskan Indonesia memiliki kewaspadaan terhadap lingkungan maritim. Sehingga dibutuhkan sebuah strategi Pertahanan Maritim yang ideal sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 3/2002 Pasal 3 ayat (2) yang berbunyi pertahanan negara disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai Negara Kepulauan,” kata Laksamana Muda TNI Didik.

Asops Kasal dengan tegas mengatakan, seorang pemimpin akan disegani. Bila memiliki tiga kelebihan antara lain intelektual, moral dan jasmani yang baik.

“Perwira Korps Pelaut diproyeksikan mengawaki kapal-kapal kombatan dengan perwira pertama sebagai ujung tombak secara taktis dan teknis yang merupakan leading sektor dalam berbagai latihan. Selain itu, para perwira Korps Pelaut juga ditugaskan untuk pengawak Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) non kombatan dengan keahlian khusus seperti Hidro Oceanografi dan Penerbang. Sedangkan penempatan lainnya, untuk Korps Pelaut adalah pengawak KRI/KAL (Kapal Angkatan Laut) yang tersebar di Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut,” tutup Asops Kasal. (IS)

5 1 vote
Article Rating
Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Batam

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x