Arab Saudi Batasi Volume Pengeras Suara Masjid, Dikarenakan Ini…

- Publisher

Rabu, 2 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Menteri Urusan Islam Arab Saudi Abdullatif Al Sheikh pada Senin (31/5/2021) mengungkapkan alasan negaranya membatasi volume pengeras suara atau speaker masjid.

Ia membela keputusan Arab Saudi membatasi penggunaan pengeras suara masjid karena dipicu oleh komplain tentang kebisingan yang berlebihan.

Pekan lalu, Kementerian Urusan Islam Arab Saudi membatasi pengeras suara masjid dengan larangan suara tidak boleh melebihi sepertiga volume maksimal.

Perintah itu juga membatasi speaker masjid hanya untuk mengumandangkan azan dan ikamah bukan khotbah, sehingga memicu pro-kontra di media sosial.

BACA JUGA:  Qari Indonesia Raih Juara II MTQ Internasional BRICS 2025 di Brasil

Abdullatif Al Sheikh lalu menerangkan, pembatasan pengeras suara masjid ini dilakukan setelah banyaknya keluhan bahwa volume keras mengganggu anak-anak serta orang tua.

“Mereka yang mau shalat tidak perlu menunggu… imam azan,” kata Sheikh dalam video yang diterbitkan televisi pemerintah.

“Mereka harus berada di masjid terlebih dahulu,” lanjutnya, dikutip dari AFP.

BACA JUGA:  Tiga Negara Musuh Arab Saudi

Beberapa saluran televisi juga menayangkan doa serta pembacaan Al Quran, kata Sheikh, sehingga menurut dia volume pengeras suara masjid harus dibatasi.

Sebagai negara Islam konservatif dengan puluhan ribu rumah ibadah, keputusan Arab Saudi membatasi penggunaan pengeras suara masjid memicu pro dan kontra.

Banyak yang menyambut baik keputusan itu, tetapi tak sedikit juga yang melayang protes di media sosial.

Mereka yang protes juga menuntut volume musik keras di restoran serta kafe turut dibatasi.

BACA JUGA:  Divonis Meninggal Karena COVID-19, Wanita India Ini Pulang ke Rumah Setelah Kematiannya

Akan tetapi, Sheikh berkata, kritik terhadap kebijakan baru ini disebar oleh musuh kerajaan yang ingin menggiring opini publik.

Kebijakan Arab Saudi membatasi penggunaan pengeras suara masjid mengikuti gerakan liberalisasi besar-besaran yang dicanangkan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Selain kebijakan Arab Saudi membatasi pengeras suara masjid, Pangeran MBS juga mencabut larangan bioskop dan mengizinkan wanita mengemudikan mobil. (AFP/KOMPAS)

Berita Terkait

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi
Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina
Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB
Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi
BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026
BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang
Ferrari Luce Pertama Laku Rp713,7 Miliar, Pembelinya Dokter Mata Berusia 87 Tahun
Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi

Selasa, 29 September 2026 - 10:36 WIB

Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina

Jumat, 25 September 2026 - 08:12 WIB

Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB

Selasa, 15 September 2026 - 07:49 WIB

Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi

Minggu, 13 September 2026 - 12:32 WIB

BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026

Berita Terbaru

MAN Karimun Raih Penghargaan Bergengsi

Tg. Balai Karimun

Keren! Tim Film MAN Karimun Sabet Penghargaan di Rekam Festival 2026

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:05 WIB