Puluhan Ribu Xpeng X9 Direcall! Masalah Suspensi Udara Berpotensi Ganggu Kendali Mobil, Apakah Unit Indonesia Terdampak?

- Publisher

Senin, 27 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Xpeng X9 Facelift. Foto: Istimewa

Xpeng X9 Facelift. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Produsen kendaraan listrik asal China, Xpeng, mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap 33.473 unit MPV listrik Xpeng X9 akibat ditemukannya potensi cacat pada sistem suspensi udara depan yang dapat memengaruhi pengendalian kendaraan.

Berdasarkan dokumen yang diajukan kepada State Administration for Market Regulation (SAMR) China, program recall akan mulai diberlakukan pada 28 Agustus 2026 dan mencakup kendaraan yang diproduksi mulai 8 Agustus 2023 hingga 11 Agustus 2025.

Dalam pemberitahuannya, Xpeng menjelaskan bahwa masalah tersebut berasal dari variasi pada proses produksi yang memengaruhi tingkat kedap udara komponen air spring di suspensi depan.

Kondisi itu berpotensi menyebabkan kebocoran udara secara perlahan, terutama jika kendaraan digunakan dalam jangka panjang di lingkungan dengan suhu dan tingkat kelembapan tinggi.

BACA JUGA:  Kloter Pertama Jemaah Haji 2020 Tiba di Mekkah, Alhamdulillah!

Apabila kebocoran terjadi, sistem akan memunculkan lampu peringatan dan notifikasi pada panel instrumen. Dalam kondisi yang lebih serius, kerusakan tersebut dapat memengaruhi stabilitas serta kemampuan pengendalian kendaraan sehingga meningkatkan risiko keselamatan saat berkendara.

Sebagai langkah perbaikan, Zhaoqing Xpeng New Energy Investment Co., Ltd. akan mengganti seluruh komponen front air spring slide pillar assembly pada kendaraan yang terdampak tanpa biaya kepada konsumen.

Sementara kendaraan yang sebelumnya telah menggunakan komponen versi terbaru dipastikan tidak perlu lagi mengikuti program perbaikan tersebut.

Recall ini muncul setelah banyak pemilik Xpeng X9 di sejumlah wilayah China, termasuk Chongqing, melaporkan masalah pada suspensi saat gelombang panas ekstrem melanda.

BACA JUGA:  Wow! Singapura Bagikan Voucher Rp 1 Juta Guna Genjot Pariwisata

Beberapa pengguna mengaku bagian sasis kendaraan tiba-tiba turun di salah satu sisi, bahkan ada yang mengalami penurunan seluruh bodi kendaraan ketika sedang digunakan.

Sebelumnya, layanan pelanggan Xpeng sempat menjelaskan bahwa sebagian keluhan dipicu oleh aktifnya sistem thermal protection, yakni mekanisme perlindungan ketika kompresor bekerja terlalu keras akibat penyesuaian tinggi kendaraan yang terlalu sering pada suhu tinggi.

Namun melalui pengumuman recall resmi tersebut, Xpeng akhirnya mengakui bahwa persoalan utama berasal dari cacat pada komponen perangkat keras yang memengaruhi kedap udara suspensi, bukan semata-mata akibat sistem perlindungan termal.

Xpeng X9 sendiri mulai dipasarkan di China sejak Januari 2024 sebagai MPV listrik premium berkapasitas tujuh penumpang dengan kisaran harga 359.800 yuan hingga 419.800 yuan. Sepanjang semester pertama 2026, penjualan model ini tercatat mencapai 13.324 unit.

BACA JUGA:  Ini 5 Negara dengan Biaya Haji Paling Mahal di Dunia

Di Indonesia, Xpeng X9 dipasarkan dengan harga sekitar Rp1,1 miliar hingga Rp1,25 miliar. Hingga kini belum ada informasi resmi mengenai apakah program recall tersebut akan berdampak pada unit yang beredar di Tanah Air.

Berbeda dengan pasar China, Xpeng X9 yang dipasarkan di Indonesia telah dirakit secara lokal dengan skema Completely Knocked Down (CKD) di fasilitas PT Handal Indonesia Motor, Purwakarta, Jawa Barat, sehingga spesifikasi komponen yang digunakan masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak produsen maupun agen pemegang merek.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka
Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata
Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup
Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup
Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi
Lima Bulan di Rusia, Rendi Pemuda Natuna Dikabarkan Gugur Dihantam Drone Ukraina
Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Naik ke Podium Sidang PBB
Obama Bicara soal AI jika Maju Capres AS 2028: Anak-anak Harus Dilindungi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bandara King Fahd Arab Saudi Diserang, Satu Orang Tewas dan Delapan Luka

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Polisi Dubai Tambah Lamborghini Temerario Hybrid, Jadi Mobil Patroli Pariwisata

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Kabut Asap Karhutla RI Memburuk, Sejumlah Sekolah di Malaysia Ditutup

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Kabut Asap Memburuk, Raja Malaysia Imbau Sekolah di Wilayah Terdampak Ditutup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Tampil di Tech Week Singapore 2026, Batam Tawarkan Ekosistem Data Centre Terintegrasi

Berita Terbaru