Divonis Meninggal Karena COVID-19, Wanita India Ini Pulang ke Rumah Setelah Kematiannya

- Admin

Jumat, 4 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Daily Star)

(Daily Star)

INIKEPRI.COM – Keluarga yang berduka setelah saudaranya meninggal karena COVID-19 tercengang ketika dia tiba-tiba kembali ke rumah dua minggu setelah pemakaman.

Keluarga Muktyala Girijamma diberitahu pada 15 Mei bahwa dia telah meninggal karena virus corona, tetapi prosedur jarak sosial yang ketat berarti bahwa mereka hanya dapat melihat tubuh dari kejauhan dan tetap terbungkus rapat dengan plastik sampai saat kremasi.

Saat saudaranya mencoba mengunjunginya di Rumah Sakit Umum Pemerintah Vijayawada, India, mereka diberitahu bahwa wanita 60 tahun itu telah meninggal.

Baca Juga :  [Video]Alamak, Berani Kali! Pria ini Nekat Terjun dari Jembatan 1 Barelang

Keluarga yang berduka diberikan jasadnya untuk dikremasi. Tapi sekarang, mereka tidak tahu siapa yang dikremasi.

Muktyala kembali ke desa Christianpet di Jaggaiahpet Mandal distrik Krishna pada hari Rabu, 2 Juni, tepat sebelum anggota keluarga melakukan upacara Shraddha, pengiriman terakhir untuk kerabat yang telah meninggal.

Baca Juga :  Anak Durhaka Bunuh Ayah Kandung Menggunakan Batako, Begini Kronologisnya

Sementara rumah sakit telah menawarkan 3.000 Rupee atau setara Rp 587 ribu untuk transportasi pulang, dia memilih untuk berjalan kaki sepanjang jalan, dan kata-kata pertamanya kepada kerabat yang tercengang adalah keluhan bahwa tidak ada yang datang untuk menjemputnya.

Meski kembalinya Muktyala membuat keluarga bahagia, putranya yang berusia 36 tahun, Ramesh, dirawat di rumah sakit karena menderita COVID-19 pada hari yang sama dengan kematiannya.

Baca Juga :  Gorila Kebun Binatang di AS Positif COVID

India berada dalam cengkeraman wabah virus corona yang parah, dan Mahkamah Agung negara itu dengan tajam mengkritik pemerintah karena mewajibkan untuk mendaftar di aplikasi untuk mendapatkan vaksin COVID-19.

Lebih dari 220 juta dosis vaksin telah diberikan sejak peluncuran vaksinasi India dimulai pada pertengahan Januari, tetapi sejauh ini hanya 3% dari populasi yang telah divaksinasi sepenuhnya. (ER/INDOZONE)

Berita Terkait

Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026
Kemlu Pulangkan Sembilan WNI dari Kamboja
Natal Perdana Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian untuk Gaza
Banjir Terjang Enam Negara Bagian Malaysia, Lebih dari 9.000 Warga Mengungsi
Badai Musim Dingin Rendam Tenda Pengungsi Gaza, Ribuan Keluarga Terancam
Australia Larang Media Sosial untuk Remaja di Bawah 16 Tahun, Lebih dari Satu Juta Akun Ditutup
Ini Negara dengan Paspor Terkuat di ASEAN, Indonesia Urutan ke Berapa?
Banjir Bandang Melanda Malaysia, Lebih dari 18 Ribu Warga Dievakuasi dari Tujuh Negara Bagian

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:54 WIB

Tonggak Diplomasi: Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB Tahun 2026

Senin, 29 Desember 2025 - 10:32 WIB

Kemlu Pulangkan Sembilan WNI dari Kamboja

Jumat, 26 Desember 2025 - 09:09 WIB

Natal Perdana Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian untuk Gaza

Jumat, 19 Desember 2025 - 17:07 WIB

Banjir Terjang Enam Negara Bagian Malaysia, Lebih dari 9.000 Warga Mengungsi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:46 WIB

Badai Musim Dingin Rendam Tenda Pengungsi Gaza, Ribuan Keluarga Terancam

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB