Reka Ulang, 23 Adegan Suami Bunuh Istri di Nongsa

- Publisher

Senin, 14 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(IS/INIKEPRI.COM)

(IS/INIKEPRI.COM)

INIKEPRI.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Nongsa melakukan rekonstruksi perkara kasus pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka berinisial AAS (36) terhadap istrinya bernama Dewi Permatasari.

Reka adegan berlangsung di RT 03/RW 17, Anthorium Bida Kabil, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Batam, Senin (14/6/2021).

Proses rekonstruksi dipimpin langsung oleh Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Nongsa, Iptu Syofian Rida, didampingi perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batam, Herlambang Adhi Nugroho, Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Kepolisian Resor Kota (Poresta) Barelang dan disaksikan langsung masyarakat sekitar lokasi kejadian (TKP).

BACA JUGA:  Polresta Barelang Bentuk Tim Pemburu Begal

Dalam rekonstruksi, tersangka AAS memperagakan 23 reka adegan ketika menghabisi nyawa sang istri.

Dalam adegan ke enam, tersangka AAS memperagakan saat ia mencekik leher korban Dewi (istrinya) usai melakukan hubungan intim (suami-istri).

BACA JUGA:  Diduga Jadi Sarang Judi Online, Begini Cara Kerja Operator Judi Online di Hotel Grand View 99

“Alhamdulillah rekonstruksi yang kita gelar hari ini berjalan dengan lancar. Keterangan saksi-saksi sudah kita laksanakan sesuai berita acara,” kata Iptu Syofian di lokasi rekonstruksi.

Lanjut Syofian, dalam reka adegan pertama hingga ke 23, pihaknya tidak menemukan adanya kejanggalan atau fakta baru dalam peristiwa pembunuhan Dewi Permatasari.

“Dalam rekonstruksi ini, kami tidak menemukan adanya kejanggalan. Semua cocok dengan keterangan saksi kita, saat peragakan adegan (pembunuhan),” ujarnya.

BACA JUGA:  PLN Batam dan Polda Kepri Perkuat Sinergi Pengamanan Aset Vital Energi untuk Batam yang Lebih Aman dan Andal

Sementara, masih kata Kanit Reskrim Polsek Nongsa, motif pelaku menghabisi nyawa istrinya tersebut lantaran cemburu dan emosi.

“Untuk pasal terhadap tersangka yakni Pasal 44 ayat 3 Undang-Undang Republik Indonesia (UU-RI) Nomor 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga, Jo Pasal 338 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman kurungan penjara 15 tahun,” katanya. (IS)

Berita Terkait

Dari Pulau-Pulau Batam ke Kampus Top Indonesia, Beasiswa Pemko Buka Jalan bagi Anak Hinterland
BP Batam Dukung Penguatan Literasi Untuk Membangun Karakter dan Kebhinekaan bagi Generasi Masa Depan
Perkuat Ketahanan Air Baku, BP Batam Gandeng Mc Dermott Tanam 400 Bambu Betung di Bendungan Sei Nongsa
Paparkan Strategi Batam Dukung Program Nasional 3 Juta Rumah, Amsakar: Membangun Rumah adalah Membangun Harapan
RSBP Batam Torehkan Standar Pelayanan Kelas Dunia, Raih Diamond Status dari WSO
BP Batam Perkuat Pembinaan Talenta Muda Lewat Batam Prime International Grassroot Football sebagai Festival 2026
Amsakar Beberkan Strategi Batam Percepat Pembangunan di Hadapan DPRD Dumai
RSBP Batam dan BPOM Tingkatkan Koordinasi Pendistribusian Obat: Keselamatan Pasien Jadi Prioritas

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Dari Pulau-Pulau Batam ke Kampus Top Indonesia, Beasiswa Pemko Buka Jalan bagi Anak Hinterland

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:54 WIB

BP Batam Dukung Penguatan Literasi Untuk Membangun Karakter dan Kebhinekaan bagi Generasi Masa Depan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Perkuat Ketahanan Air Baku, BP Batam Gandeng Mc Dermott Tanam 400 Bambu Betung di Bendungan Sei Nongsa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:04 WIB

RSBP Batam Torehkan Standar Pelayanan Kelas Dunia, Raih Diamond Status dari WSO

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:36 WIB

BP Batam Perkuat Pembinaan Talenta Muda Lewat Batam Prime International Grassroot Football sebagai Festival 2026

Berita Terbaru