Batam Targetkan Vaksinasi Remaja Selesai 10 Hari

- Publisher

Senin, 5 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA FOTO)

(ANTARA FOTO)

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam menargetkan vaksinasi COVID-19 terhadap seluruh anak sekolah usia di atas 12 tahun selesai dalam waktu 10 hari, setelah pelaksanaan pertama, Minggu 4 Juli 2021.

“Target kami 10 hari selesai, untuk anak sekolah. Mudah-mudahan jumlah vaksin cukup,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMAN 1 Batam, dilansir dari ANTARA.

Pemko Batam menggelar vaksinasi usia remaja itu di langsung sekolah tempat mereka menggali ilmu.

BACA JUGA:  Vaksinasi Terus Jalan, Rudi : Masyarakat Jangan Khawatir Vaksin Habis

Pemko Batam juga mencatat terdapat sekitar 120.000 anak usia kategori itu. Meski begitu, Wali Kota menyatakan tidak membatasi untuk hingga 17 tahun saja. Namun seluruh anak yang masih bersekolah di SMA sederajat.

“Karena mungkin ada yang terlambat sekolah atau sebagainya,” kata Rudi.

Pada pelaksanaan vaksinasi perdana, pemerintah menyiapkan sekitar 7.000 dosis vaksin di enam sekolah.

Dalam kesempatan itu, ia menyatakan jumlah vaksin yang tersedia di Batam saat ini menipis, dan diperkirakan habis pada Senin atau Selasa (5 atau 6 Juli 2021).

BACA JUGA:  Puskesmas Tanjungsengkuang Gelar Vaksinasi Massal di Pasar Melcem

Ia berharap Pemprov Kepri dan pemerintah pusat segera memasok vaksin untuk Batam agar vaksinasi tidak berhenti. Baik vaksinasi anak sekolah maupun warga di atas 18 tahun.

Di tempat yang sama Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina mengatakan vaksinasi untuk anak sekolah merupakan syarat dibukanya kembali kegiatan belajar mengajar tatap muka.

“Syarat sekolah tatap muka dibuka bertahap yaitu guru dan anak sudah divaksin,” kata dia.

BACA JUGA:  1.082 ASN Pemko Batam Divaksinasi

Vaksinasi anak sekolah, kata dia, menggunakan Sinovac yang dinilai tidak disertai efek usai imunisasi yang berat ketimbang AstraZeneca.

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan para siswa untuk tetap menjalankan protokol kesehatan, meski sudah menerima vaksin.

“Vaksin bukan obat, tapi membentuk imun agar bisa melawan virus yang masuk. Anak-anak agar tetap menjaga protokol kesehatan, masker tetap dipakai,” katanya. (AFP/ANTARA)

Berita Terkait

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kelurahan Sei Binti
Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Amsakar: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Menghidupkan Nilai Qurani
Amsakar Berangkat Haji 21 Mei 2026, Tabungan 25 Tahun untuk Wujudkan Niat ke Tanah Suci
Kepala BP Batam Jadi Narasumber Kuliah Kerja Pasis Seskoau Tahun 2026
Amsakar dan Li Claudia Lepas Jemaah Haji Batam, Minta Doa untuk Kemajuan Kota
Amsakar Siapkan Reformasi Tata Kelola Sampah Batam, Libatkan Ahli dan Teknologi Modern
Polda Kepri Berduka, Ipda Supriadi alias Joker Meninggal Dunia
Muhammad Kamaluddin Respons Permohonan Maaf Tempo: Evaluasi Serius agar Insiden Serupa Tak Terjadi Lagi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 12:03 WIB

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kelurahan Sei Binti

Jumat, 17 April 2026 - 07:00 WIB

Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Amsakar: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Menghidupkan Nilai Qurani

Jumat, 17 April 2026 - 06:52 WIB

Amsakar Berangkat Haji 21 Mei 2026, Tabungan 25 Tahun untuk Wujudkan Niat ke Tanah Suci

Kamis, 16 April 2026 - 14:50 WIB

Kepala BP Batam Jadi Narasumber Kuliah Kerja Pasis Seskoau Tahun 2026

Kamis, 16 April 2026 - 12:20 WIB

Amsakar dan Li Claudia Lepas Jemaah Haji Batam, Minta Doa untuk Kemajuan Kota

Berita Terbaru