Bukannya Emas atau Uang, Gerombolan Pencuri di India Malah Curi Nyaris 1 Ton Tahi Sapi

- Publisher

Senin, 5 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(REUTERS/Amit Dave)

(REUTERS/Amit Dave)

INIKEPRI.COM – Biasanya, para perampok mencuri barang berharga seperti emas atau uang. Namun, di India gerombolan perampok malah mencuri hampir 1 ton kotoran sapi di sebuah desa.

Warga desa Dhurena, Chhattisgarh melapor kepada polisi bahwa 800 kg kotoran sapi hilang dari gudang mereka. Kerugian diperkirakan sekitar 1.600 rupee (Rp 310.000).

BACA JUGA:  Bukan di Masjid, Wanita Ini Salat di Depan Pintu Gereja, Netizen: Segitunya Banget

Saat ini, petugas kepolisian sedang diterjunkan untuk memburu para perampok kotoran sapi itu.

“Kami telah menanyai beberapa tersangka, tetapi belum melakukan penangkapan,” kata petugas polisi Harish Tandekar kepada AFP.

Polisi masih belum mengetahui bagaimana caranya para perampok itu mencuri kotoran dalam jumlah banyak, atau alasan kenapa mereka malah mencuri kotoran sapi.

BACA JUGA:  Kepala Perempuan Ini Ditusuk Paku Agar Lahirkan Bayi Laki-laki

“Penyelidikan terus dilaksanakan dan segala upaya dilakukan untuk menemukan pelaku,” kata Tandekar.

Namun, diduga pencurian ini berkaitan dengan proses pembuatan pupuk kompos. Biasanya, pemerintah negara bagian membeli 100kg kotoran sapi seharga 200 rupee (Rp 38.000) untuk diolah jadi pupuk kompos.

BACA JUGA:  Suami Pergoki Istri Selingkuh dengan Tetangga, Asyik Berduaan di Kamar

Penggunaan pupuk kompos tengah didorong di India untuk memajukan pertanian organik dan tujuan keagamaan.

Beberapa warga India beranggapan jika kotoran dan air seni sapi bisa menjadi obat-obatan. Pemerintahan India juga sedang mengembangkan produk pasta gigi, sampo, atau obat nyamuk dari kotoran dan urin sapi. (RM/INDOZONE)

Berita Terkait

Viral! Video Nelayan Belakangpadang Diduga Ditabrak Kapal Polisi Singapura, Perahu Terbalik di Tengah Laut
Bikin Geram! Remaja Putri Dibully di Belakangpadang, Jilbab Ditarik hingga Kepala Dipukul, Perekam Malah Tertawa, Warga Desak Polisi Bertindak
Viral Tarif Sampah Rp497 Ribu di Batam, DLH Bantah Surat Swasta Mengatasnamakan Mitra Resmi
Benarkah Ini UFO? Penampakan Objek Misterius di Laut Natuna, Mirip Rekaman Rahasia Pentagon
Heboh di Batam, Beras Harumas Dikeluhkan Konsumen: Diduga Turun Mutu, Nasi Lembek hingga Cepat Basi
Out of The Box! Open Trip ke SP Plaza Batu Aji Ramai Peminat, Ada yang Ingatkan Wajib Bawa Paspor
Rezeki Tak Terduga: Lansia di Penang – Malaysia Menang Lotre Rp170 M
Terjadi Lagi! Supir Truk Ugal-ugalan di Batam, Ditegur Malah Memepet Mobil dan Turun Bak ‘Bang Jago’
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:30 WIB

Viral! Video Nelayan Belakangpadang Diduga Ditabrak Kapal Polisi Singapura, Perahu Terbalik di Tengah Laut

Minggu, 14 Juni 2026 - 03:26 WIB

Bikin Geram! Remaja Putri Dibully di Belakangpadang, Jilbab Ditarik hingga Kepala Dipukul, Perekam Malah Tertawa, Warga Desak Polisi Bertindak

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:49 WIB

Viral Tarif Sampah Rp497 Ribu di Batam, DLH Bantah Surat Swasta Mengatasnamakan Mitra Resmi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:54 WIB

Benarkah Ini UFO? Penampakan Objek Misterius di Laut Natuna, Mirip Rekaman Rahasia Pentagon

Minggu, 12 April 2026 - 17:30 WIB

Heboh di Batam, Beras Harumas Dikeluhkan Konsumen: Diduga Turun Mutu, Nasi Lembek hingga Cepat Basi

Berita Terbaru