INIKEPRI.COM – Sebuah video dramatis yang memperlihatkan proses penyelamatan seorang nelayan di perairan perbatasan Batam-Singapura mendadak viral di media sosial. Rekaman berdurasi 1 menit 32 detik itu memperlihatkan sebuah perahu nelayan dalam kondisi terbalik di tengah laut pada malam hari.
Video yang diunggah akun TikTok @azkaaladric26 tersebut telah ditonton lebih dari 43 ribu kali dan memancing berbagai reaksi dari warganet.
Dalam rekaman itu, seorang nelayan terlihat berupaya menyelamatkan diri di tengah gelapnya perairan. Beruntung, sebuah perahu nelayan lain berada tidak jauh dari lokasi sehingga korban dapat segera dievakuasi.
Perekam video menyebut korban merupakan nelayan asal Belakangpadang, Batam. Ia juga menarasikan bahwa perahu tersebut diduga ditabrak kapal yang disebut sebagai Marine Police Singapura.
Narasi yang menyertai unggahan berbunyi, “marine singapore karamkan nelayan belakang padang…”.
Suasana haru dan emosi pun terdengar dalam video. Nelayan yang membantu evakuasi tampak kesal sambil menyorot ke arah kapal yang disebut sebagai milik otoritas maritim Singapura.

“Kesian na. Ni ha. Marine celake. Orang cari rezeki ha. Naik je dulu. Jelas ni ah,” ucap salah seorang nelayan dengan logat Melayu.
Setelah korban berhasil naik ke perahu penyelamat, beberapa nelayan lainnya berusaha mempertahankan perahu yang sudah terbalik agar tidak tenggelam seluruhnya. Mereka kemudian mendekati kapal yang disebut-sebut sebagai Marine Police Singapura sambil menyampaikan protes.
“Tolong lah, cik. Mana boleh macam gitu. Saya tahu, cik. Cik nak tolong juga. Kalau ini karam, banyak uang nak cari lagi,” ujar seorang nelayan.
Dengan nada penuh harap, nelayan tersebut menjelaskan bahwa perahu merupakan aset utama untuk mencari nafkah.
“Ini mana boleh sampai karam. Ini kalau tenggelam banyak uang lagi kami nak cari. Ini mana boleh sampai karam. Ini kalau tenggelam, berape lagi kami nak beli. Tak ade uang kite. Duet tak ade, kite bukan orang senang, cik,” katanya.
Video tersebut sontak memancing simpati warganet. Banyak yang menyampaikan keprihatinan terhadap nasib nelayan, sementara sebagian lainnya meminta pemerintah Indonesia dan aparat terkait melakukan penelusuran terhadap insiden yang terjadi di wilayah perbatasan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari aparat keamanan laut Indonesia maupun otoritas Singapura terkait insiden yang viral tersebut.
Penulis : IZ

















