INIKEPRI.COM – Rencana vaksinasi COVID-19 berbayar menuai pro-kontra di tengah melonjaknya angka positif Corona di Indonesia. Meski akhirnya, kebijakan ini ditunda, dari sedianya dimulai pada 12 Juli 2021.
Menyikapi hal ini, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PROJO Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mendukung kebijakan vaksinasi COVID-19 gratis yang telah dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo.
Hal itu disampaikan oleh, Hermanto Yuannata, Wakil Ketua DPD PROJO Kepri, kepada INIKEPRI.COM, Rabu (14/7/2021).
Menurut dia, saat ini yang terpenting adalah mendorong percepatan terciptanya kekebalan komunal (Herd Imunity).
“Kita mesti ingat, target 70 persen dari jumlah populasi. PROJO siap untuk bergotong royong membantu sosialisasi dan mobilisasi warga agar target tercapai dengan secepatnya, karena keselamatan rakyat ditengah pandemi adalah yang utama,” kata Hermanto.
Untuk menggesa target itu, lanjut dia, PROJO meminta agar sentra vaksin gratis terus ditambah.
“Fungsikan kantor pemerintah, puskesmas, klinik, Koramil, Polsek, dan lainnya untuk dijadikan tempat vaksinasi,” beber dia.
Selain itu, DPD PROJO Kepri juga mengapresiasi kebijakan Kimia Farma yang menunda vaksinasi berbayar.
“Kebijakan yang diambil Kimia Farma sudah sangat tepat. Saat ini, jangan dikomersialisasikan. Kami apresiasi itu,” tutup dia. (ER)

















