Imigrasi Malaysia Buka Konter Rekalibrasi Pulang di Stulang Laut

- Publisher

Sabtu, 31 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto:kataomed)

(Foto:kataomed)

INIKEPRI.COM – Kantor Imigrasi Malaysia (JIM) Negeri Johor membuka konter khusus Program Rekalibrasi Pulang bagi pekerja ilegal di Kantor Imigrasi Cabang Stulang Laut mulai 1 Agustus 2021 dan pendaftarannya bisa dilakukan pada 31 Juli 2021.

“Pembukaan konter khusus ini merupakan langkah perbaikan JIM bagi Program Rekalibrasi Pulang setelah KLIA mulai 5 Juli 2021 yang lalu,” ujar Kepala JIM Negeri Johor Baharuddin Tahir dalam pernyataan pers kepada media, Jumat 30 Juli 2021.

Dia mengatakan pembukaan konter khusus di pintu masuk laut ini memberi kemudahan bagi Pendatang Asing Tanpa Identitas (PATI) yang ingin pulang ke negara asal dengan menggunakan feri.

BACA JUGA:  Ribuan Insan Pendidikan Ikuti Jalan Sehat Provinsi Kepri di Batam

“PATI yang telah melengkapkan syarat ditetapkan boleh terus hadir ke konter untuk pulang ke negara masing-masing. Walau bagaimanapun, semua syarat program yang telah ditetapkan sebelum ini adalah masih terpakai,” katanya.

Syarat utama mengikuti Program Rekalibrasi Pulang di Kantor Imigrasi Cabang Stulang Laut adalah memiliki dokumen perjalanan yang sah (paspor atau dokumen perjalanan) dan memiliki tiket pulang ke negara asal.

BACA JUGA:  Terima Kunjungan Calon Investor, BP Batam Siap Berikan Layanan Terbaik

PATI dapat mendatangi Konter Imigrasi Khusus tanpa perlu membuat janji, sehari sebelum keberangkatan feri.

PATI juga membayar denda RM 500 (sekitar Rp1,7 juta) bagi dewasa (gratis untuk yang berusia 18 tahun ke bawah) dan bayaran pas khusus RM 100 untuk kesalahan menurut Undang-Undang Imigrasi 1959/63 Pasal 6(1)(c), yaitu tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah, dan Pasal 15(1)(c), yaitu tinggal melebihi masa.

Pembayaran denda dilakukan dengan menggunakan kartu debit, kartu kedit atau Touch ‘n Go eWallet.

BACA JUGA:  Lewat Basembang Bercerita, Polsek Belakang Padang Tingkatkan Sinergitas Dengan Koramil 05

PATI juga diwajibkan menyertakan hasil negatif tes RT-PCR COVID-19 yang berlaku selama 72 jam dari tanggal keberangkatan feri. Tes RT-PCR tersebut bisa dilakukan di semua klinik.

Sebanyak lima konter akan beroperasi pada 08.00-17.00 waktu setempat. Konter khusus tersebut hanya beroperasi pada hari ketika tidak ada feri yang datang untuk menghindari kepadatan.

Pelabuhan Stulang Laut tersambung dengan angkutan feri ke Pelabuhan Batam Center di Kepulauan Riau, Indonesia. (RWH/ANTARA)

Berita Terkait

BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI
BP Batam Kurangi Biaya Operasional Rutin, Perkuat Belanja Modal Produktif Demi Tingkatkan Pelayanan Investasi
Ranperda APBD 2025: Kekayaan Bersih Pemko Batam Capai Rp13,69 Triliun, Amsakar Beberkan Penyebabnya
Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029
Pemko Batam Siapkan Edaran Pembatasan Penggunaan Gawai bagi Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada
Tablig Akbar 1 Muharram 1448 H, Amsakar Bacakan Puisi “Jabal Uhud” di Hadapan Ribuan Jemaah
Ditpam BP Batam Resmi Berada di Bawah Koordinasi Deputi Bidang Pelayanan Umum
Putus Mata Rantai Pencurian Aset Publik dan Vandalisme, BP Batam Teken Pakta Integritas Bersama Polda Kepri dan Pelaku Usaha Scrap

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:58 WIB

BP Batam Kurangi Biaya Operasional Rutin, Perkuat Belanja Modal Produktif Demi Tingkatkan Pelayanan Investasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:36 WIB

Ranperda APBD 2025: Kekayaan Bersih Pemko Batam Capai Rp13,69 Triliun, Amsakar Beberkan Penyebabnya

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:17 WIB

Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:14 WIB

Pemko Batam Siapkan Edaran Pembatasan Penggunaan Gawai bagi Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Berita Terbaru