Para ilmuwan mengatakan, penyebaran varian Lambda berkaitan erat dengan salah satu varian virus paling awal yang diketahui yang dikenal sebagai Alpha.
Kendati demikian, seperti dilansir dari detikcom, Jumat 6 Agustus 2021, penelitian menunjukkan vaksin melindungi terhadap semua jenis virus corona, termasuk varian Delta, dan para peneliti percaya ini terjadi pada Lambda.
Namun, sampai sekarang belum ada data yang cukup mengenai seberapa efektif vaksin saat ini dalam mencegah infeksi dari Lambda.
Peneliti senior Kei Sato dari Universitas Tokyo baru-baru ini mengatakan kepada Reuters, varian Lambda dapat menjadi ancaman potensial bagi manusia.
Di sisi lain, WHO juga masih memantau varian lain, seperti Eta, Kappa, dan Lota lantaran semuanya bisa berkembang menjadi ancaman. (ER/TERKINI)
Halaman : 1 2

















