Belum Usai Varian Delta Kini Corona Varian Lambda Jadi Ancaman

INIKEPRI.COM – Lonjakan penularan virus Corona di berbagai belahan dunia akhir-akhir ini, disebut-sebut sebagai biang dari merebaknya varian Delta yang diduga berawal dari India.

Virus corona varian Delta atau yang bernama ilmiah B1617.2 sendiri diduga menjadi penyebab utama lonjakan kasus COVID-19 di berbagai belahan dunia.

Varian ini juga masih menjadi strain paling dominan saat ini.

Namun, belum selesai dengan varian Delta, kini muncul pula varian baru yang bernama varian Lambda (C37).

Varian Lambda saat ini menyita perhatian stakeholder di bidang kesehatan.

Dilansir dari TERKINI.ID, Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mengatakan, varian Lambda memiliki potensi untuk meningkatkan penularan.

Varian ini pun diduga telah meningkatkan resistensi terhadap antibodi. Seperti varian Delta, Lambda sangat menular dan dianggap lebih tahan terhadap vaksin.

Jika WHO menetapkan varian Delta sebagai variant of concern (VOC), maka varian Lambda berada di bawahnya dengan klasifikasi variant of interest (VOI).

Kendati masih banyak yang belum diketahui tentang strain ini, ada beberapa karakteristik mengkhawatirkan yang terdeteksi para peneliti.

Saat ini, varian Lambda telah menyebar terutama melalui Amerika Selatan setelah pertama kali diidentifikasi di Peru pada Agustus 2020 lalu. Secara keseluruhan, ada 28 negara telah mengidentifikasi varian Lambda dalam kasus COVID.

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
3PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!