PPKM Level Empat Berhasil Tekan 50 Persen Kasus COVID-19 di Kepri

INIKEPRI.COM – Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level empat di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) khususnya di Kota Batam dan Tanjungpinang berhasil menekan kasus COVID-19 masing-masing sekitar 50 persen.

Hal itu dikatakan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana. Dia mencontohkan di Tanjungpinang, sebelum PPKM rata-rata harian jumlah kasus baru mencapai sekitar 1.000 kasus per minggu, setelah PPKM menjadi sekitar hanya sekitar 500 kasus per minggu.

“Namun perlu digarisbawahi bahwa penurunan kasus tersebut belum cukup untuk kita keluar dari level 4, yang mengisyaratkan rata-rata kasus per minggu di Tanjungpinang tidak boleh melebihi 300 kasus,” kata Tjetjep, dilansir dari ANTARA, Sabtu 7 Agustus 2021.

Tjetjep melanjutkan, perlu dukungan semua pihak untuk dapat segera keluar dari PPKM level empat ini.

Di juga mendorong Satgas COVID-19 yang sudah banyak dibentuk hingga tingkat RT gencar melakukan sosialisasi informasi protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Selain itu, penelusuran kontak erat dengan kasus baru dapat terlacak untuk kemudian dilakukan tes. Setiap kasus baru dapat dikarantina, sehingga paparan COVID-19 dapat terkendali.

“Sesuai arahan Pemerintah Pusat, kita all out. Semua cara dilakukan demi menekan angka penyebaran COVID-19 di Kepri,” ujar Tjetjep.

Selama PPKM berlangsung, lanjut Tjetjep, Pemprov Kepri bekerja sama dengan Perum Bulog juga memberikan bantuan beras kepada masyarakat yang terdampak COVID-19.

Beberapa stimulan telah dilakukan Pemprov Kepri untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan di Kepri, antara lain dengan menyalurkan bantuan program keluarga harapan (PKH) yang diberikan per tiga bulan secara tepat waktu.

Program lainnya yakni merangkul pihak perbankan agar mempermudah dalam akses melakukan transaksi pinjaman dana kredit usaha rakyat (KUR).

“Semua bentuk ikhtiar sudah dilakukan oleh Gubernur Kepri bersama jajarannya, tinggal menunggu hasilnya. Semoga semua berjalan lancar, COVID-19 bisa teratasi dan program membangkitkan ekonomi bisa segera dimulai,” tutupnya. (ET/ANTARA)

Baca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

3,266FansSuka
1,349PengikutMengikuti
7,350PengikutMengikuti
481PengikutMengikuti
3PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
spot_img
spot_img

Berita Populer

error: Content is protected !!