PPKM Level Empat Berhasil Tekan 50 Persen Kasus COVID-19 di Kepri

- Publisher

Minggu, 8 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa/Ilustrasi)

(Foto: Istimewa/Ilustrasi)

INIKEPRI.COM – Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level empat di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) khususnya di Kota Batam dan Tanjungpinang berhasil menekan kasus COVID-19 masing-masing sekitar 50 persen.

Hal itu dikatakan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana. Dia mencontohkan di Tanjungpinang, sebelum PPKM rata-rata harian jumlah kasus baru mencapai sekitar 1.000 kasus per minggu, setelah PPKM menjadi sekitar hanya sekitar 500 kasus per minggu.

“Namun perlu digarisbawahi bahwa penurunan kasus tersebut belum cukup untuk kita keluar dari level 4, yang mengisyaratkan rata-rata kasus per minggu di Tanjungpinang tidak boleh melebihi 300 kasus,” kata Tjetjep, dilansir dari ANTARA, Sabtu 7 Agustus 2021.

BACA JUGA:  Butuh Rp12 T Sempurnakan Pelabuhan Batuampar

Tjetjep melanjutkan, perlu dukungan semua pihak untuk dapat segera keluar dari PPKM level empat ini.

Di juga mendorong Satgas COVID-19 yang sudah banyak dibentuk hingga tingkat RT gencar melakukan sosialisasi informasi protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

BACA JUGA:  Kesbangpol Gelar Sosialisasi Tentang Wawasan Kebangsaan, 79 Siswa SMA Jadi Peserta

Selain itu, penelusuran kontak erat dengan kasus baru dapat terlacak untuk kemudian dilakukan tes. Setiap kasus baru dapat dikarantina, sehingga paparan COVID-19 dapat terkendali.

“Sesuai arahan Pemerintah Pusat, kita all out. Semua cara dilakukan demi menekan angka penyebaran COVID-19 di Kepri,” ujar Tjetjep.

Selama PPKM berlangsung, lanjut Tjetjep, Pemprov Kepri bekerja sama dengan Perum Bulog juga memberikan bantuan beras kepada masyarakat yang terdampak COVID-19.

Beberapa stimulan telah dilakukan Pemprov Kepri untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan di Kepri, antara lain dengan menyalurkan bantuan program keluarga harapan (PKH) yang diberikan per tiga bulan secara tepat waktu.

BACA JUGA:  HPN 2022, Kadis Kominfo Tanjungpinang Harapkan Pers Perkuat Peran Sebagai Pilar Demokrasi

Program lainnya yakni merangkul pihak perbankan agar mempermudah dalam akses melakukan transaksi pinjaman dana kredit usaha rakyat (KUR).

“Semua bentuk ikhtiar sudah dilakukan oleh Gubernur Kepri bersama jajarannya, tinggal menunggu hasilnya. Semoga semua berjalan lancar, COVID-19 bisa teratasi dan program membangkitkan ekonomi bisa segera dimulai,” tutupnya. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan
Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan
Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan
Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 12:49 WIB

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Berita Terbaru