Kasus COVID-19 di Kepri Turun Drastis Sebulan Terakhir

- Admin

Senin, 6 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INIKEPRI.COM – Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepri Tjetjep Yudiana menyatakan dalam satu bulan terakhir kasus konfirmasi positif COVID-19 mengalami penurunan drastis.

“Ada penurunan drastis kasus aktif dalam sebulan terakhir,” kata Tjetjep di Tanjungpinang, Minggu 5 September 2021.

Menurut Tjetjep, per 1 Agustus 2021, kasus aktif COVID-19 masih 5.950 orang sementara per 5 September 2021 turun menjadi 746 orang.

Penurunan terjadi imbas penerapan kebijakan PPKM disertai antusias masyarakat ikut program vaksinasi dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Baca Juga :  Terkait Pengurusan Izin ke Disdagin, Pemilik Pangkalan, Kristyanto: Gratis, Tidak Dipungut Biaya

Saat ini dari tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepri, empat daerah sudah ditetapkan sebagai zona kuning. Yakni Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun dan Kabupaten Kepulauan Anambas..

“Tinggal Tanjungpinang, Lingga dan Natuna yang masih zona oranye,” jelasnya.

Menurutnya, daerah yang saat ini sudah berada di zona kuning, diprediksi masih agak sulit untuk menuju zona hijau.

Baca Juga :  Tahap Sosialisasi, Rumah KPM PKH Kota Tanjungpinang akan Dipasangi Label

Hal itu karena masih tingginya positivity rate pada masing-masing daerah tersebut.

Positivity rate yang dimaksud adalah perbandingan antara jumlah kasus positif COVID-19 dengan jumlah tes yang dilakukan. Apalagi angkanya masih jauh di atas ambang batas minimal yang ditetapkan WHO yakni 5 persen.

“Masih tingginya positivity rate tersebut disebabkan karena masih lemahnya penulusuran terhadap orang-orang yang kontak erat dengan pasien positif COVID-19.

Baca Juga :  Hati-hati! Varian Delta Sudah Menyebar di Kepri

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepri per 5 September 2021, jumlah kasus aktif sebanyak 746 orang. Angka itu turun sebanyak 50 orang jika dibandingkan pada 4 September 2021.

Sedang kasus sembuh bertambah 93 orang menjadi 50.173 orang, dan meninggal bertambah 4 orang menjadi 1.685 orang. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB