Batam Tidak Ada Tambahan Kasus COVID-19

- Publisher

Rabu, 6 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Per Selasa 5 Oktober 2021, Kota Batam, Kepulauan Riau, tidak ada penambahan kasus COVID-19, sehingga jumlah akumulatif kasus infeksi virus corona tetap bertahan di angka 25.790 kasus.

“Alhamdulillah hari ini Batam kembali nol kasus positif,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam Azril Apriansyah, dilansir dari ANTARA.

Ia menambahkan, pada Selasa tidak ada penderita COVID-19 yang meninggal dunia dan penderita COVID-19 yang dinyatakan sembuh bertambah tiga orang.

Menurut data pemerintah, jumlah akumulatif kasus COVID-19 di Kota Batam sejak awal pandemi sampai sekarang seluruhnya 25.790 kasus dengan jumlah penderita yang sudah sembuh total 24.927 orang (96,65 persen) dan pasien yang meninggal dunia seluruhnya 837 orang (3, 24 persen).

BACA JUGA:  Luruskan Isu di Masyarakat, Amsakar: RT dan RW Tidak Bertugas Memungut Pajak

Azril mengatakan bahwa saat ini masih ada 26 penderita COVID-19 yang menjalani perawatan dan atau karantina di Kota Batam.

Di antara penderita COVID-19 yang masih menjalani perawatan dan atau karantina, ia melanjutkan, ada enam orang yang menjalani perawatan di rumah sakit, 11 orang yang menjalani isolasi mandiri, dan sembilan orang yang menjalani karantina di fasilitas isolasi terpusat di asrama haji.

BACA JUGA:  Diabetes Jadi Penyerta Kematian Tertinggi COVID-19 di Batam

Penularan virus corona secara umum sudah menurun di Kota Batam.

Tiga kecamatan yang ada di pulau penyangganya, Belakangpadang, Bulang, dan Galang, semuanya sudah berada di zona hijau, zona tanpa kasus COVID-19.

Tiga dari sembilan kecamatan di pulau utama juga sudah berada di zona hijau, yakni Bengkong, Batuampar, dan Nongsa.

Sementara wilayah Kecamatan Lubukbaja, Sekupang, Batuaji, Sagulung, Seibeduk, dan Batam Kota berada di zona kuning, zona risiko penularan rendah.

BACA JUGA:  Amsakar Tanam 2.000 Mangrove Bersama Mahasiswa UNRIKA, Serukan Gerakan Menyelamatkan Bumi

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan bahwa pemerintah kota bisa menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 1 karena angka kasus penularan virus corona di Kota Batam sudah rendah.

Meski pembatasan kegiatan masyarakat sudah dilonggarkan, Wali Kota mengingatkan warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.

“Kita tidak berharap adanya gelombang ketiga,” kata Wali Kota. (AFP/ANTARA)

Berita Terkait

Amsakar Optimistis Ekonomi Batam Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pendapatan Daerah Diproyeksi Tembus Rp4,25 Triliun
Lautan Manusia Warnai Kepri Bersholawat 3, Malam Cinta Rasul Cinta Negeri Penuh Kekhusyukan
Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Menumbuhkan Mimpi di Tanah Rempang-Galang
Ahmad Muzani dan Habib Syeikh Resmikan Ponpes Nur Iman Pulau Kasu, Kisah 10 Tahun Lalu Akhirnya Jadi Kenyataan
BP Batam Perkuat Transformasi Digital melalui Pengembangan Super Apps
Kepala BP Batam: Sekolah Rakyat Merah Putih Prioritaskan Pendidikan Anak Keluarga Prasejahtera
Panduan Menyeberang ke Singapura dari Batam: Jadwal Ferry, Rute, dan Harga Tiket Agustus 2026
Tujuh Proyek Jalan Strategis di Batam Dikebut, Kemacetan Ditargetkan Berkurang

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Amsakar Optimistis Ekonomi Batam Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pendapatan Daerah Diproyeksi Tembus Rp4,25 Triliun

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Lautan Manusia Warnai Kepri Bersholawat 3, Malam Cinta Rasul Cinta Negeri Penuh Kekhusyukan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Menumbuhkan Mimpi di Tanah Rempang-Galang

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:42 WIB

Ahmad Muzani dan Habib Syeikh Resmikan Ponpes Nur Iman Pulau Kasu, Kisah 10 Tahun Lalu Akhirnya Jadi Kenyataan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:57 WIB

BP Batam Perkuat Transformasi Digital melalui Pengembangan Super Apps

Berita Terbaru