Warga Kampung Bugis di Tanjungpinang Gelar Ritual Semah Jong

- Publisher

Minggu, 21 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ritual Semah Jong yang dilakukan oleh warga Kampung Bugis, Tanjungpinang. Foto: ANTARA

Ritual Semah Jong yang dilakukan oleh warga Kampung Bugis, Tanjungpinang. Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Warga Kelurahan Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Rau (Kepri) menggelar ritual Semah Jong penutup tahun, di Pelantar Pelangi, Sabtu (20/11/2021) malam.

Kegiatan yang didukung Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Kepri ini berisikan berbagai pertunjukan tradisi dan budaya, seperti pencak silat hingga tarian tradisional Ulik Mayang.

Ketua Panitia Penyelenggara Yoan Sutrisno Nogroho mengatakan ritual Semah Jong memiliki makna agar dijauhkan dari segala bencana baik di darat maupun di laut.

BACA JUGA:  Danlantamal IV Tanjungpinang Pimpin Sertijab Danlanal Dabo Singkep

“Semah Jong bentuk ungkapan rasa syukur kita, khususnya di tengah pandemi COVID-19 yang dihadapi tahun ini, paling tidak kondisinya sudah mulai membaik dibanding tahun lalu,” kata Yoan.

Dia berharap kegiatan ritual Semah Jong ini dilaksanakan rutin setiap tahunnya.

Hal ini merupakan salah satu bentuk pelestarian nilai-nilai tradisi dan budaya, khususnya di Kepri, Bunda Tanah Melayu.

“Ini sejalan dengan fitrah kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai budaya,” ujarnya pula.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Apresiasi AP II Bangun Rumah Singgah Bagi Korban KDRT

Wakil Wali Kota Tanjungpinang Endang Abdullah yang turut hadir pada acara ritual itu, turut mengapresiasi kegiatan tersebut, karena menjadi salah satu bentuk inventarisasi adat dan budaya di Kota Gurindam ini.

Endang menyebut ritual semacam ini harus tetap dilestarikan, karena sudah ada sejak zaman nenek moyang leluhur terdahulu.

“Pemkot Tanjungpinang mendukung penuh, upaya melestarikan adat dan budaya adalah bagian dari visi-misi kita bersama,” ujar Endang.

Ritual Semah Jong berarti melepaskan jong atau perahu kecil ke laut. Hal ini dipercayai sebagai bentuk melepas dan menolak segala bala atau bahaya.

BACA JUGA:  Kegiatan Edukasi Publik Speaking DWP Kota Tanjungpinang, DWP Unit Diskominfo Buka Bazar Ekonomi Kreatif

Di dalam jong itu diisi sejumlah barang, seperti pisang, rokok kelobot, dan daun sirih. Konon ini ditujukan kepada penunggu yang ada laut.

Mengutip laman situs Jantungmelayu.com, saat melepaskan jong itu ke laut disertai dengan niat “aku menyedekahkan engkau, inilah engkau jangan mengganggu anak, cucu, cicit kami yang ada di dunia qasar”. (RS/ANTARA)

Berita Terkait

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA
Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah
Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat
Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis
Puskesmas Tanjungpinang Barat Segera Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Tanpa Jeda, Penyaluran Air Bersih di Tanjungpinang Capai 711 Ton
Halal Bihalal MIN Tanjungpinang Jadi Momentum Awal Kepemimpinan Baru

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 06:15 WIB

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan

Minggu, 12 April 2026 - 08:52 WIB

Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Sabtu, 11 April 2026 - 07:48 WIB

Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

Rabu, 8 April 2026 - 11:52 WIB

Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat

Rabu, 8 April 2026 - 08:09 WIB

Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis

Berita Terbaru