Melihat Rumah Megah Kiai di Madiun Dilengkapi Tempat Ibadah 5 Agama

- Publisher

Jumat, 3 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Megah Peninggalan Kyai Di Madiun Ini Jadi Wisata Religi Berbagai Agama Foto: Sugeng Harianto/DETIK

Rumah Megah Peninggalan Kyai Di Madiun Ini Jadi Wisata Religi Berbagai Agama Foto: Sugeng Harianto/DETIK

INIKEPRI.COM – Rumah megah di Madiun menghadirkan suasana pluralitas yang susah untuk ditemukan di tempat lain.

Bagaimana tidak, dalam rumah tersebut terdapat tempat ibadah berupa musala, gereja, wihara, pura, dan klenteng.

Rumah megah tersebut berada di Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim). Keunikannya mencuri perhatian publik dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan penelusuran langsung, dilansir dari Madiunpos.com, lokasi rumah itu berada di belakang Gedung DPRD Kabupaten Madiun, sekitar 200 meter dari Jalan Raya Madiun-Surabaya.

Rumah tersebut benar-benar megah dan berlantai dua. Tiang rumah tersebut pun terlihat besar dan menjulang tinggi. Masuk ke dalam halaman rumah itu, ada kolam ikan yang cukup luas. Yang unik, di halaman rumah itu terdapat bangunan-bangunan rumah ibadah.

BACA JUGA:  Kelakuan Anak Kiai Jombang Terbongkar, Mulai dari Baiat hingga Ajarkan Santriwati Merokok

Ada tempat ibadah berupa musala, gereja, wihara, pura, dan klenteng. Untuk bangunan wihara, pura, dan klenteng tersebut berupa pagoda dengan atap bertumpuk-tumpuk. Di lokasi tersebut juga ada patung budha dan patung Dewi Kwan Im.

Rumah megah dan unik tersebut merupakan milik seorang pemuka agama di desa tersebut, Kiai Aly Mursyid.

BACA JUGA:  Aneh, Perempuan ini Tiba-tiba Hamil dan Melahirkan Dalam Jangka Waktu Sejam

Kiai tersebut sudah wafat pada 2007 silam. Bahkan makam kiai itu ada di halaman rumah itu. Kijing makam Kiai Aly Mursyid dihiasi dengan kelereng berwarna warni yang indah. Kepala Desa Bulakrejo, Muhammad Zaenuri, mengatakan rumah tersebut milik Kiai Aly Mursyid. Saat ini, rumah tersebut dikelola oleh keponakan Aly Mursyid bernama Aly Muslich.

“Rumah ini dibangun sudah lama. Sejak tahun 1980-an. Pembangunannya memang bertahap, tidak langsung jadi,” kata dia. Zaenuri menuturkan Kiai Aly Mursyid selama ini tidak memiliki istri dan tidak memiliki anak. Sehingga pengelolaan rumah megah tersebut dipasrahkan keponakannya.

BACA JUGA:  Ayah Kandung Bunuh dan Mutilasi Anaknya di Tembilahan

Rumah tersebut dikonsep memiliki bangunan tempat ibadah lima agama. Menurut dia, ini menunjukkan Kiai Mursyid sangat menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan nasionalisme.

Selain sebagai pemuka agama, lanjut dia, Kiai Mursyid juga dikenal sebagai orang pintar yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit.

“Saat itu, banyak sekali orang-orang yang datang ke sini untuk berobat. Saya cukup tahu tentang keseharian beliau karena saya dulu juga sempat jadi anak buahnya,” jelas dia. (DI/OKEZONE)

Berita Terkait

Bangunan di Batu Gajah – Belakangpadang Diduga Disiapkan untuk SPPG MBG, Warga Minta Kejelasan
Gebrakan Cen Sui Lan! JCH Natuna Terbang Gratis ke Batam, 36 Jamaah Berangkat Tanpa Biaya
Amsakar Buka Bimtek PKK, Tekankan Tata Kelola Jadi Kunci Keberhasilan Organisasi
Cen Sui Lan Hadir Langsung, Pastikan Jemaah Natuna Siap Menuju Tanah Suci
Efektif 22 April! WFH ASN Kepri Dipindah dari Jumat ke Rabu, Ini Alasannya
Li Claudia Siapkan Langkah Penataan 60 Pasar di Batam, Soroti Standar Pengelolaan Sampah
JCH Batam Berangkat Haji Bawa Sambal Bilis & Rendang, Amsakar-Li Claudia Ikut Titip Doa
Retret Lemhannas Jadi Momentum, Ketua DPRD Batam Siap Implementasikan Nilai Kepemimpinan Strategis

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:10 WIB

Bangunan di Batu Gajah – Belakangpadang Diduga Disiapkan untuk SPPG MBG, Warga Minta Kejelasan

Rabu, 22 April 2026 - 16:39 WIB

Gebrakan Cen Sui Lan! JCH Natuna Terbang Gratis ke Batam, 36 Jamaah Berangkat Tanpa Biaya

Rabu, 22 April 2026 - 16:27 WIB

Amsakar Buka Bimtek PKK, Tekankan Tata Kelola Jadi Kunci Keberhasilan Organisasi

Rabu, 22 April 2026 - 15:00 WIB

Cen Sui Lan Hadir Langsung, Pastikan Jemaah Natuna Siap Menuju Tanah Suci

Rabu, 22 April 2026 - 07:29 WIB

Efektif 22 April! WFH ASN Kepri Dipindah dari Jumat ke Rabu, Ini Alasannya

Berita Terbaru