Jaga Kedaulatan, RI Bangun Mercusuar di Pulau Karang Singa

- Publisher

Kamis, 13 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian usai meninjau lokasi Pulau Karang Singa dan Karang Selatan di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Foto: ANTARA

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian usai meninjau lokasi Pulau Karang Singa dan Karang Selatan di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Pemerintah Indonesia akan membangun mercusuar dengan struktur permanen di Pulau Karang Singa di Provinsi Kepulauan Riau yang berhadapan dengan Pulau Karang Tengah Malaysia, demi menjaga kedaulatan NKRI.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dilansir dari ANTARA menyatakan, poin terpenting dari pembangunan mercusuar Pulau Karang Singa adalah agar tidak terlalu timpang dengan infrastruktur yang telah dibangun Pemerintah Malaysia di Pulau Karang Tengah atau Middle Rock.

“Poin pentingnya adalah jangan jomplang. Di Malaysia mereka sudah membangun struktur permanen, sementara wilayah kita itu hanya ada ‘buoy’ saja. Belum permanen,” kata Menteri Tito usai meninjau lokasi Pulau Karang Singa dan Karang Selatan di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Kamis 13 Januari 2022.

BACA JUGA:  Kepri Jadi Salah Satu Daerah Prioritas Pembangunan Infrastruktur Digital

Ia mengatakan di Middle Rock Malaysia, telah terbangun struktur permanen, bahkan terdapat helipad. Sedangkan di Pulau Karang Singa hanya ada pelampung yang ukurannya kecil.

“Oleh karena itu kita harus menjaga kedaulatan. Ini menyangkut wilayah teritorial, banyak sekali implikasinya,” kata Tito.

Apalagi Pulau Karang Singa terletak di Selat Malaka, salah satu yang jalur lalu lintas laut terpadat di dunia. “Choke point” yang sangat penting, maka harus dijaga dan diberi tanda bahwa itu merupakan wilayah NKRI.

BACA JUGA:  Puluhan Sungai Kecil di Pulau Bintan Berubah Fungsi

Untuk tahap awal, Kemenhan akan membangun mercusuar dengan bendera merah putih. Kemudian dilanjutkan dengan platform yang lebih permanen oleh Kemenhub.

“Kita ingin menjaga kedaulatan kita, jangan sampai seperti Sipadan Ligitan. Tidak boleh ada satu jengkal pun wilayah kita yang berkurang,” ucap dia.

Di tempat yang sama, Wakil Menteri Pertahanan Herindra menyatakan menyatakan pihaknya akan melakukan pembangunan di Pulau Karang Singa segera.

BACA JUGA:  Pererat Silaturahmi, Dandim 0315 Bintan Terima Kunjungan Kepala Kantor BC Tanjungpinang

“Mungkin bulan-bulan ini, nanti kira-kira Februari setelah cuaca agak bagus kita akan segera membangun mercusuar di tempat itu memastikan bahwa wilayah itu tidak akan hilang dari NKRI,” ujarnya.

Menurut dia, wilayah itu memiliki potensi sengketa, karenanya harus dijaga agar tidak hilang.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyatakana pihaknya konsisten menjaga kedaulatan negara. Apalagi di Kepri terdapat sejumlah pulau terdepan NKRI. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Hadiri Kenduri Ruwahan Bintan, Gubernur Ansar: Perkuat Persatuan dan Keimanan Jelang Ramadan 1447 H
Hijaukan Pesisir Bintan di HPN 2026, KJK Jadikan Mangrove Simbol Persatuan dan Gotong Royong
SNPDB MAN IC Batam 2026, Calon Siswa dari Bintan Tunjukkan Antusiasme Tinggi
Siapkan Generasi Qur’ani, 620 Santri TPQ se-Bintan Timur Ikuti Munaqasah Tingkat Kecamatan
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Ribuan Manusia Padati Jalan Sehat Kerukunan HAB ke-80 Kemenag di Bintan
Polres Bintan Gagalkan Dugaan Pengiriman 9 CPMI Nonprosedural ke Malaysia Lewat Jalur Laut
Kakan Kemenag Bintan Buka MUSDAGAB VI Hidayatullah se-Kepulauan Riau

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 09:43 WIB

Hadiri Kenduri Ruwahan Bintan, Gubernur Ansar: Perkuat Persatuan dan Keimanan Jelang Ramadan 1447 H

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:43 WIB

Hijaukan Pesisir Bintan di HPN 2026, KJK Jadikan Mangrove Simbol Persatuan dan Gotong Royong

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:20 WIB

SNPDB MAN IC Batam 2026, Calon Siswa dari Bintan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Minggu, 25 Januari 2026 - 07:59 WIB

Siapkan Generasi Qur’ani, 620 Santri TPQ se-Bintan Timur Ikuti Munaqasah Tingkat Kecamatan

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Berita Terbaru