Sepanjang 2021, Permintaan Rumput Laut Batam Meningkat

- Publisher

Senin, 31 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepanjang tahun 2021, permintaan rumput laut dari Kota Batam, Kepulauan Riau, ke berbagai negara tujuan meningkat. Foto: ANTARA

Sepanjang tahun 2021, permintaan rumput laut dari Kota Batam, Kepulauan Riau, ke berbagai negara tujuan meningkat. Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Sepanjang tahun 2021, permintaan rumput laut dari Kota Batam, Kepulauan Riau, ke berbagai negara tujuan meningkat. Nilai ekspor pun turut melonjak hingga 500 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Permintaan ekspor rumput laut Batam mengalami peningkatan yang signifikan pada 2021 dibanding tahun sebelumnya,” kata Kepala Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Batam M Darwin Syah Putra dalam keterangan dilansir dari ANTARA, Jumat 28 Januari 2022.

Pihaknya mencatat, nilai ekspor rumput laut kering Batam ke berbagai negara sepanjang 2021 mencapai Rp24,58 miliar, meningkat hingga 500 persen dibandingkan 2020 yang hanya Rp4,09 miliar.

Menurut dia, peningkatan nilai ekspor rumput laut Batam yang relatif tinggi karena bertambahnya permintaan negara tujuan ekspor seiring membaiknya perekonomian global.

BACA JUGA:  Anwar Anas: Rakyat Tak Boleh Kalah dari Mafia Lahan!

Pada 2021, tujuan utama ekspor rumput laut kering Batam yaitu ke China, yang tercatat sebesar 6.763,47 ton, senilai Rp23,95 miliar. Kemudian ke Jepang sebesar 95,36 ton dengan nilai Rp286,08 juta, lalu Vietnam sebesar 32 ton senilai Rp342 juta dan Singapura sebesar 990 Kg senilai Rp279 juta.

Sedangkan pada 2020, ekspor rumput laut Batam hanya ke tiga negara, yaitu China sebanyak 920,9 ton senilai Rp2,50 miliar, Vietnam sebanyak sebanyak 129 Ton senilai Rp1,28 miliar dan Jepang sebanyak 100 Ton senilai Rp300 juta.

“Potensi rumput laut Batam sangat besar, mudah-mudahan ekspornya pada tahun ini bisa lebih tinggi lagi dari tahun-tahun sebelumnya,” kata dia.

BACA JUGA:  [Viral]Punya Mobil, Pengemis Ini Beraksi Dengan Mempekerjakan Anaknya Di Tengah Hujan

Berdasarkan catatannya, sejak awal 2022, pengiriman rumput laut dari Batam ke luar negeri sudah banyak.

“Ini peningkatan yang luar biasa, peningkatan ini menjadi bukti bahwa masyarakat Batam mulai tertarik dan menjadikan rumput laut sebagai mata pencaharian alternatif. Jika semula dianggap sampah yang mengotori tepi pantai, kini masyarakat mendapatkan manfaat langsung dari rumput laut jenis Sargassum,” kata dia.

Ia mengatakan, saat ini terdapat lima pelaku usaha yang mengekspor rumput laut, dan semua dominan rumput laut jenis Sargassym dan Spinosum yang diambil oleh nelayan dari alam. Sedangkan untuk jenis Cottoni yang dibudidayakan relatif masih sedikit.

BACA JUGA:  Dukung Pembangunan TPS Punggur, Aweng Kurniawan: Ekosistem Logistik Batam Semakin Solid!

Menurut dia, peningkatan ekspor rumput laut sejalan dengan potensi Provinsi Kepulauan Riau yang hampir 97 persen wilayahnya adalah lautan dengan kualitas air yang baik untuk budi daya rumput laut.

Pihaknya mendorong agar budi daya rumput laut ditingkatkan lagi demi kesejahteraan masyarakat pesisir dan perekonomian daerah Batam dan Kepri.

Ia mengatakan pihaknya akan terus memberikan pendampingan kepada pelaku usaha komoditas perikanan, khususnya yang berpotensi ekspor agar mereka tetap komitmen menjaga mutu dan kualitas produk yang dikirim ke luar negeri.

“Makanya, dilakukan surveilan dan pengambilan sampel terjadwal pada unit pengolahan rumput laut, untuk memastikan mutunya, kemudian diterbitkan sertifikat ekspornya,” kata dia. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Pameran Foto Pembangunan Batam, BP Batam Hadirkan Visualisasi Perjalanan dan Capaian Pembangunan Daerah
Batam Mau Tiru Singapura! Parkir Sembarangan hingga Buang Air Sembarangan Bakal Diatur
Perusahaan di Batam Diduga Akali Upah Buruh Pakai NIB UMKM, Pekerja Welder Digaji Rp3 Juta
Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional
Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan
Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Anwar Anas Buka Ruang Aspirasi Publik
Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil
GPK Kepri Desak Prabowo Evaluasi Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden, Ini Alasannya

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:08 WIB

Pameran Foto Pembangunan Batam, BP Batam Hadirkan Visualisasi Perjalanan dan Capaian Pembangunan Daerah

Sabtu, 7 November 2026 - 09:44 WIB

Batam Mau Tiru Singapura! Parkir Sembarangan hingga Buang Air Sembarangan Bakal Diatur

Sabtu, 7 November 2026 - 08:33 WIB

Perusahaan di Batam Diduga Akali Upah Buruh Pakai NIB UMKM, Pekerja Welder Digaji Rp3 Juta

Kamis, 5 November 2026 - 14:21 WIB

Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan

Berita Terbaru