34 PMI Ilegal Terjebak di Lumpur Saat Hendak ke Malaysia Diselamatkan TNI AL

- Publisher

Selasa, 8 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi saat TNI AL menemukan puluhan pria dan wanita di atas kapal dalam kondisi berlumpur. Foto: Istimewa

Kondisi saat TNI AL menemukan puluhan pria dan wanita di atas kapal dalam kondisi berlumpur. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – 34 pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal yang terjebak dalam lumpur berhasil diselamatkan TNI AL.

Para PMI ilegal ini diketahui akan bertujuan Malaysia. Ke-34 orang PMI ini disebut berjalan kaki menuju kapal yang akan mengangkut mereka ke perbatasan perairan Malaysia dalam kondisi medan genangan lumpur di wilayah perairan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara (Sumut), Senin (7/2/2022).

“Adapun kronologinya mereka ini berkumpul menjelang tengah malam hingga dini hari bergerak menuju kapal yang kandas di lepas pantai,” kata Komandan Lanal Tanjungbalai Asahan (Lanal) Letkol Laut (P) Aan Prana Tuah Sebayang dilansir dari DETIKCOM.

BACA JUGA:  Hadiri Pelantikan KNPI Konawe Periode 2023-2026, Dewi Socowati: Jadilah Penggerak Pembangunan

Pihak TNI AL yang mendapatkan informasi keberadaan para PMI ini dan menggagalkan rencana keberangkatan tersebut. Saat ditemukan, PMI ilegal tersebut dalam keadaan lemas karena kelelahan berjalan dalam kubangan lumpur yang tingginya hingga sedada orang dewasa.

Kapal tersebut diduga memang sengaja tidak bersandar ke lepas pantai dan menunggu di tengah karena kondisi laut juga sedang surut. Akibatnya, para PMI ini harus berjalan kaki menuju kapal yang akan mengangkut mereka dengan medan genangan lumpur.

“Keberangkatan calon TKI ini tepatnya di jalur pelabuhan tikus di Desa Guntung, Kecamatan Tanjung Tiram, Batu Bara,” jelas Aan Prana.

BACA JUGA:  Oknum Prajurit TNI AD dan TNI AL Adu Jotos di Jembatan Barelang, Polisi Militer Turun Tangan

Sebelum berangkat, kapal yang akan ditumpangi para PMI ini disebut sedang mengalami kerusakan hingga keberangkatan mereka sempat tertunda.

“Namun, dengan kesiapan kita. Kami menggagalkan dan yang paling utama menyelamatkan nyawa para pekerja migran Indonesia yang akan berangkat ke Malaysia,” katanya.

Adapun, 34 PMI ilegal ini terdiri dari 20 orang pria dan 14 orang wanita. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya Jawa Timur, Jawa Tengah, Jambi, Palembang, Kupang, hingga NTT.

Saat ini seluruh PMI masih dilakukan pendataan dari pihak imigrasi dan diistirahatkan. Serta menunggu kepastian pemulangan mereka ke daerah asal.

BACA JUGA:  TNI AL Bantu Evakuasi Laka Laut di Kepulauan Riau

Sementara itu, polisi ikut mengusut kejadian ini tengah menelusuri pemilik kapal dan agen para PMI.

Berdasarkan rekaman video amatir yang dilihat, terlihat petugas TNI AL menemukan puluhan orang di sebuah kapal dalam kondisi lemas dan berlumuran lumpur di wilayah perairan Batu Bara, Sumut.

“Ada yang cedera atau luka?” kata salah seorang personel TNI AL dalam rekaman saat pertama kali menemukan mereka.

Dalam video, terlihat puluhan wanita dan pria terduduk lemas di atas kapal sebelum akhirnya dievakuasi ke Pos Angkatan Laut, Tanjung Tiram. (RBP/DETIKCOM)

Berita Terkait

Bupati Natuna Temui Pelaku UMKM di PLUT, Fokus Tingkatkan Harga Jual dan Kemasan Produk
Audiensi dengan Bupati Cen Sui Lan, Imigrasi Ranai Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik di Natuna
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Cen Sui Lan Ajak Warga Natuna Jaga Bumi dari Hal Sederhana
PLN Batam Pastikan Tarif Listrik Belum Naik, Masyarakat Diminta Cek Informasi Resmi
Pemkab Natuna Kembali Hadirkan Pasar Murah di Bunguran Utara, Bantu Warga Dapatkan Kebutuhan Pokok Terjangkau
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Prakiraan Cuaca Kepri Jumat 5 Juni 2026: Natuna dan Anambas Cerah Berawan, Batam Berpotensi Diguyur Hujan
Fenomena Langka di Anambas, 25 Titik Rafflesia Ditemukan Mekar di Satu Kawasan Hutan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:40 WIB

Bupati Natuna Temui Pelaku UMKM di PLUT, Fokus Tingkatkan Harga Jual dan Kemasan Produk

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:12 WIB

Audiensi dengan Bupati Cen Sui Lan, Imigrasi Ranai Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik di Natuna

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:19 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Cen Sui Lan Ajak Warga Natuna Jaga Bumi dari Hal Sederhana

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:30 WIB

Pemkab Natuna Kembali Hadirkan Pasar Murah di Bunguran Utara, Bantu Warga Dapatkan Kebutuhan Pokok Terjangkau

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:13 WIB

Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu

Berita Terbaru