Selama Januari-Februari, Dua Pasien COVID-19 Meninggal Dunia di Tanjungpinang

- Admin

Rabu, 16 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Selama Januari dan Februari 2022, dua pasien meninggal akibat COVID-19 di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Kepri, Elfiani Sandri.

Kasus kematian pertama, kata dia, terjadi di tanggal 31 Januari, dan kasus kedua pada 13 Februari.

“Kedua kasus kematian ini adalah lansia dan mempunyai riwayat komorbid, yaitu penyakit jantung dan stroke,” kata Sandri di Tanjungpinang, Selasa 15 Februari 2022.

Baca Juga :  Wali Kota Rahma Ajak Masyarakat Berjuang Bersama Atasi Pandemi COVID-19

Peningkatan kasus di Tanjungpinang memang terjadi pada Januari dan Februari 2022. Hingga 15 Februari, kasus aktif tercatat 178 kasus dengan 33 persen di antaranya tidak bergejala, dan 95 persen penderita sudah divaksin baik dosis dua maupun dosis tiga.

Kemudian dari hasil pemeriksaan tes PCR S-Gene Target Failure atau SGTF di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas I Batam, ditemukan 13 probable Omicron di Tanjungpinang.

Baca Juga :  ASN Pemko Tanjungpinang Dilarang Mudik Natal dan Tahun Baru

Ia juga menjelaskan tingkat penularan COVID-19 varian Omicron lebih cepat daripada varian delta.

“Dalam Technical Brief WHO, Omicron memang tingkat penularannya lebih cepat dibanding varian Delta,” ungkapnya.

Meski penularannya lebih cepat, katanya, kegawatan kasus Omicron tidak lebih parah dari varian lainnya. Risiko perawatan pasien Omicron di rumah sakit, juga lebih rendah dibanding dengan varian Delta.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Janji Bangun Gedung Permanen Bagi KPU dan Bawaslu

Namun demikian, tetap perlu kewaspadaan dan disiplin protokol kesehatan terutama menggunakan masker, kemudian melakukan vaksinasi booster untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Sandri juga meminta masyarakat tidak panik terhadap penyebaran virus varian Omicron tersebut.

“Intinya, peningkatan kasus ini harus disikapi dengan tetap disiplin prokes, utamanya masker. Vaksinasi penguat juga mesti dilakukan agar daya tahan tubuh tetap terjaga,” katanya menegaskan. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB